Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 30 Juni 2013

Ikuti O2SN Tingkat Nasional 2013 | Disdik Merangin Kirim 3 Siswa

0 komentar

O2SN : Kontingen dari salah satu kecamatan saat pembukaan O2SN tahun lalu.
BANGKO-Tiga orang siswa SDN di Merangin akan mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Nasional mewakili provinsi Jambi. O2SN tersebut akan digelar awal Juli 2013 bertempat di Balikpapan Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Merangin Akhmad Bastari melalui Kasi Pembinaan SD, Cecep Arken mengatakan ketiga siswa tersebut mengikuti tiga cabang olahraga yang berbeda serta berasal dari sekolah yang berbeda pula. ‘’O2SN tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Balikpapan awal Juli nanti, siswa kita ada tiga orang yang mewakili provinsi Jambi,” katanya.

SMPN 49 Merangin Kekurangan Siswa

0 komentar

RICKY NELSON
BANGKO-SMPN 49 Merangin yang terletak di Desa Pulau Baru tiap tahunnya selalu mengeluhkan kekurangan siswa. Pasalnya selain angka kelulusan SD pendukung di wilayah itu sedikit, juga orientasi masyarakat menyekolahkan anak mereka lebih menjurus kepada bidang ilmu keagamaan seperti Pesantren dan/atau Madrasah Tsanawiah.
 
Kepala SMPN 49, Ricky Nelson mengatakan hingga menjelang pendaftaran ulang ini baru 15 orang tercatat sebagai siswa baru disekolah tersebut sehingga pihak sekolah tidak melaksanakan seleksi Penerimaan Siswa Baru (PSB).

Kamis, 27 Juni 2013

Disdik Merangin Budayakan Lingkungan Bersih

0 komentar
Tampak Kadisdik Merangin Akhmad Bastari beserta STAF Disdik tengah Bergotong royong (Goro) membersihkan lingkungan kantor Disdik, beberapa waktu lalu.

BANGKO-Menjaga lingkungan bersih dengan cara tidak membuang sampah sembarangan telah lama diterapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin. Hasilnya kantor yang tidak pernah sepi dari tamu yang mayoritas tenaga pendidik itu terlihat bersih dan nyaman.
        Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Merangin, Akhmad Bastari mengatakan pentingnya menjaga kebersihan harus diterapkan agar lingkungan kerja menjadi sehat dan bersih sehingga tercipta kenyamanan masyarakat yang mengunjungi Disdik.

TA 2013/2014 , SMAN 6 Merangin Akan Buang Satu Lokal

0 komentar
EVALUASI : Dua orang guru SMAN 6 Saat Mengevaluasi Hasil Jawaban Tes PSB.

BANGKO-Tes seleksi Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2013/2014 di Merangin diikuti oleh ribuan siswa SMP dan SMA. Tidak terkecuali di SMAN 6 Merangin yang terletak di kecamatan Nalo Tantan.
Kepala SMAN 6 Merangin, Abdul Gafar mengatakan ada 255 orang siswa baru yang mengikuti tes disekolahnya. Sementara pihak sekolah hanya menyediakan jumlah kursi sebanyak 224 untuk mengisi tujuh ruang kelas.

MTsN Bangko Perketat Tes PSB TA 2013/2014

0 komentar
ANWAR RASYID
BANGKO-Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bangko, kamis (27/6) kemarin melaksanakan tes seleksi Penerimaan Siswa Baru (PSB) secara ketat.
Kepala MTsN Bangko, Anwar Rasyid mengatakan penyeleksian yang ketat tersebut bertujuan untuk melihat kemampuan siswa baru yang akan menimba ilmu disekolah yang terletak di Kelurahan Pasar Atas Bangko itu.
‘’Untuk meningkatkan kualitas ilmu pendidikan di MTsN Bangko maka kami melaksanakan tes seleksi PSB dengan ketat,” katanya.

Selasa, 25 Juni 2013

Disdik Harap Dua Sekolah Bersabar | Pasca Kebakaran di SDN 194 dan SDN 190.

0 komentar

KEBAKARAN : Bangunan SDN 190 Merangin saat terjadi kebakaran beberapa waktu lalu
BANGKO-Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin mengharapkan kepada dua Sekolah Dasar (SD) yakni SDN 194 Desa Tambang Emas Kecamatan Pamenang Selatan dan SDN 190 Mampun Baru Desa Pulau Tujuh Kecamatan Pamenang Barat bersabar. Pasalnya hingga saat ini ajuan pembangunan sekolah pasca kebakaran yang dialami ke dua sekolah tersebut masih dalam proses.

SMP 43 Masih Buka PSB

0 komentar

ISMALINDA
BANGKO-SMP 43 Merangin yang terletak di Kecamatan Nalo Tantan masih membuka pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2013/2014 ini. Pasalnya dari kuota 150 kursi yang dipersiapkan pihak sekolah,  baru terisi 100 orang calon siswa baru.
Kepala SMP 43 Merangin, Ismalinda mengatakan untuk mengisi kekosongan tersebut pihaknya akan terus menerima siswa baru meskipun jadwal pendaftaran resmi ditutup.

Sara Azhari Harap Bantuan Pemkab Merangin | Cita-cita jadi seorang Dokter Anak

0 komentar
CITA-Cita : Sara Azhari bersama ayahnya, Ramli Candra.
BANGKO-Karena keterbatasan ekonomi, membuat Sara Azhari, alumni SMAN 6 Merangin tahun ajaran 2012/2013 yang bercita-cita ingin menjadi seorang dokter anak, pasrah. Pasalnya untuk mendapatkan ilmu pendidikan tersebut dibutuhkan biaya yang cukup tinggi.
Sara Azhari telah dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Jambi (Unja) jurusan Kedokteran. Baginya hal itu sangat tidak terduga karena dirinya mampu bersaing dengan ribuan pendaftar secara online tersebut.

Senin, 24 Juni 2013

SDN 194 Desa Tambang Emas Korban Kebakaran harapkan perhatian Disdik Merangin

1 komentar
SDN 194 : Kondisi SDN 194 saat kebakaran beberapa waktu lalu
.
BANGKO-SD 194 Desa Tambang Emas Kecamatan Pamenang selatan yang mengalami kebakaran pada 09 Maret 2013 lalu hingga kini kondisinya masih memprihatinkan. Pasalnya hingga sekarang belum ada upaya pembangunan dari pihak terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin.
Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Pendidikan Kecamatan Pamenang Selatan, Siswoyo mengatakan akibat belum adanya bantuan tersebut pihak sekolah harus meminjam ruang musholla disekitar sekolah untuk aktifitas kegiatan belajar mengajar.

Sabtu, 22 Juni 2013

Wali Siswa PAUD Al Banat Merangin Mainkan Drumband

0 komentar

DRUMBAND: Orang Tua Siswa PAUD Al Banat saat mementaskan drumband dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

BANGKO-PAUD Al Banat Aisyiyah yang terletak di Desa Rasau B2 merupakan satu-satunya PAUD di Kabupaten Merangin yang memiliki peralatan drumband. Sebagai pemain alat musik dan colourguardnya ternyata tidak hanya dioperasionalkan siswanya saja, tapi orang tua siswa juga dilibatkan.
Kepala PAUD Al Banat, Weli Elita mengatakan melibatkan orang tua siswa sebagai pemain drumband merupakan salah satu cara meningkatkan nilai kekeluargaan di sekolah. Selain itu juga memberikan kesempatan kepada orang tua siswa untuk berekspresi dan eksplorasi talenta individu yang mungkin selama ini terpendam.

Kuota PSB SMAN 1Merangin Belum Terpenuhi

0 komentar

MISRINADI
BANGKO-Tahun ajaran baru 2013/2014 ini jumlah siswa baru yang mendaftar di SMAN 1 Merangin agak berkurang. Selain sistem rayon yang diberlakukan juga di Merangin telah ada beberapa sekolah baru yang dibangun.
Kepala SMAN 1 Merangin, Misrinadi mengatakan kuota yang ditetapkan pihak sekolah untuk TA 2013/2014 sebanyak 256 siswa. Sementara hingga saat ini baru ada 200an orang siswa baru yang mendaftar disekolah yang terletak dikawasan kelurahan pasar atas Bangko itu.
‘’Kuota kita 256 orang siswa untuk memenuhi delapan kelas yang kita sediakan. Sementara laporan pada hari ini siswa baru yang mendaftar baru 227 orang,” kata Misrinadi, Jum’at (21/6) kemarin di ruang kerjanya.

Jumat, 21 Juni 2013

YULI ANDRIANI Humoris Ingin Keliling Dunia

0 komentar

YULI ANDRIANI
Gayanya yang humoris membuat dara manis bernama lengkap Yuli Andriani ini disenangi oleh setiap kawannya. Ia adalah mahasiswi STIKes Merangin prodi Kebidanan.
Anak pertama pasangan Adrisan dan Suharti dilahirkan 20 tahun lalu di Sungai Mas Ilir Bangko. Ia ingin menjadi seorang bidan yang handal. Disamping itu, Yuli ingin profesinya kelak mampu diaplikasikan secara professional.
Watak tegas dan moto tidak ada sesuatu yang tidak mungkin karena semuanya akan memungkinkan menjadikan dirinya semakin dewasa dalam bertindak.
Ketika ditanyakan apa cita-citanya semenjak kecil, Yuli mengatakan dia hendak keliling dunia menikmati keindahan Negara lain.(top)

Kamis, 20 Juni 2013

Jurusan Otomotif SMKN 2 Merangin Tetap Diminati

0 komentar


DAFTAR : Calon siswa baru saat mendaftar di SMKN 2 Merangin, Selasa (18/6) lalu
BANGKO-Tahun Ajaran baru 2013/2014 ini SMKN 2 Merangin memprediksi akan banyak siswa baru yang mendaftar pada jurusan Tekhnik Kendaraan Ringan (TKR) dan Permesinan. Pasalnya berdasarkan pengalaman tiap tahunnya jurusan tersebut banyak diminati siswa. Hal itu diungkapkan Kepala SMKN 2 Merangin, Zet Herman.

Pamenang Selatan Kekurangan Guru PNS

0 komentar
SISWOYO
BANGKO-Kekurangan tenaga pengajar (Guru) berstatus PNS dirasakan oleh pihak Sekolah Dasar di Kecamatan Pamenang Selatan. Bahkan ada beberapa SD dikecamatan itu yang hanya memiliki satu orang guru PNS. Hal itu diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Pendidikan Kecamatan Pamenang Selatan, Siswoyo.
Dikatakannya kekurangan guru PNS diwilayahnya telah berlangsung lama. Namun ajuan untuk mendapatkan tambahan guru PNS atau mengusulkan guru honor sebagai PNS belum terlaksana hingga sekarang ini.
‘’Sudah lama kami masih kekurangan guru yang berstatus PNS,” katanya.
Menurut Siswoyo, dengan adanya kekurangan guru PNS diwilayahnya acap kali mengganggu proses belajar mengajar (PBM) disekolah. ‘’Juga pengawasan menjadi kurang,” imbuhnya.
Dia menginformasikan ada satu SD di Pulau Bayur yakni SD 141. Disekolah ini hanya ada satu orang guru PNS yang merangkap sebagai kepala sekolah.
‘’SD 141 Pulau Bayur hanya ada satu orang PNS nya yakni kepala sekolah itu sendiri. Selebihnya guru honor sekolah,” tuturnya.

Rabu, 19 Juni 2013

31 Siswa SMKN 2 Merangin Tidak Naik Kelas Tahun 2013

0 komentar

ZET HERMAN


BANGKO-Pembagian raport pada Selasa (18/6) kemarin di SMKN 2 Merangin tercatat sebanyak 31 orang siswa dari berbagai jurusan disekolah itu dinyatakan tidak naik kelas.

Kepala SMK 2, Zet Herman mengatakan siswa yang tidak naik kelas tersebut tidak bisa ditolong lagi karena banyak pelanggaran yang telah mereka lakukan selama disekolah. ‘’Ada 31 orang siswa yang tidak naik kelas, mereka memang tidak bisa dipertimbangkan lagi,” katanya. 

TA 2013/2014 SMKN 1 Merangin | Jurusan Multimedia Diminati

0 komentar
.

DIMINATI: Siswa SMKN 1 jurusan Multimedia saat menggelar praktek

BANGKO-Karena termasuk jurusan baru di SMK 1 Merangin, Jurusan Multimedia banyak diminati calon siswa baru tahun ajaran 2013/2014 ini. Kepala SMK 1 Merangin, Asnaf mengatakan antusias siswa terhadap jurusan multimedia cukup tinggi karena di jurusan ini siswa akan mempelajari media yang menggabungkan berbagai unsur elemen seperti gambar, grafis, audio, video, animasi dan lainnya dengan aktifitas yang mengasyikkan.

‘’Berdasarkan catatan sementara calon siswa baru yang mendaftar lebih cenderung pada jurusan multimedia,” katanya. 

Selasa, 18 Juni 2013

Biaya PSB SMA TA 2013 / 2014 | Keputusan MKKS Merangin

0 komentar

NGATIJO
BANGKO-Sejumlah sekolah setingkat SMA di Kabupaten Merangin tengah disibukkan untuk persiapan Penerimaan Siswa Baru. Lewat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) biaya PSB ditetapkan Rp.50 Ribu percalon siswa. Demikian dikatakan Ketua MKKS SMA Kabupaten Merangin, Ngatijo, pada harian ini kemarin. ‘’Jika tidak dari calon siswa baru ya dari mana biaya panitianya,” kata Ngatijo.

Jadwal Terima Raport SMA di Merangin Tahun 2013 | Hari ini Siswa SMA Terima Raport

0 komentar
BANGKO-Ribuan siswa SMA sederajat di Merangin akan menerima raport kenaikan kelas pada hari ini, Selasa (18/6).
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Merangin Akhmad Bastari melalui Kasi Pembina SMK, Rustam mengatakan pembagian raport pada hari Selasa sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Disdik Merangin.

PSB TA 2013 / 2014 | SMA 7 Merangin Siapkan Enam Kelas

0 komentar

SISWA: Siswa SMA 7 Merangin Saat Melaksanakan Ospek Siswa Baru, Tahun Lalu.
BANGKO-Tahun Ajaran (TA) baru 2013/2014 ini SMAN 7 Merangin mempersiapkan enam kelas untuk Penerimaan Siswa Baru (PSB). Jumlah tersebut merujuk pada kapasitas ruang kelas yang dimiliki sekolah.

Kepala SMAN 7 Merangin, Ngatijo mengatakan untuk mengisi seluruh kelas yang disediakan menbutuhkan 192 orang siswa baru.
‘’Total siswa baru yang bisa kami tampung sebanyak 192 orang siswa,” singkatnya.

Senin, 17 Juni 2013

KB Al-Banat Aisyiyah Desa Rasau Kabupaten Merangin Swadaya Beli Drumband

0 komentar

DRUMBAND : Drumband Al-Banat Aisyiyah dalam pembukaan acara Hari Anak Nasional, di Desa Tambang Mas
BANGKO-Kelompok bermain (KB) Al-Banat Aisyiyah yang terletak di Desa Rasau, Kecamatan Renah Pamenang patut berbangga. Pasalnya untuk wilayah kabupaten Merangin hanya KB inilah yang memiliki alat drumband dan anggotanya adalah para siswa itu sendiri.

Kepala KB Al-Banat Aisyiyah, Wely Elita mengatakan pengadaan alat drumband melalui pengumpulan dana swadaya masyarakat yang menginginkan anak mereka maju bukan saja dalam ilmu pendidikan, namun lebih pada tingkat sosial dan kebersamaan.

‘’Kami menginginkan anak didik tumbuh dalam kebersamaan. Nah, salahsatunya dengan media drumband ini peserta didik diajarkan rasa tanggung jawab agar irama yang keluar dari tiap alat musik bisa terdengar harmoni,” katanya.

Menurut Wely, banyak ilmu yang didapat dari praktik drumband tersebut seperti disiplin, kreatifitas, motorik pendengaran siswa sehingga kedepannya sikap dan sifat seperti itu tetap tertanam pada siswa itu sendiri.

‘’Pelajaran tidak hanya sebatas pada buku panduan saja. Dengan praktik seperti ini kedepannya akan memperkuat pondasi siswa untuk menerapkan sifat dan sikap yang positif ditengah masyarakat,” terangnya.

Kebanggaan lainnya adalah KB Al-Banat Aisyiyah berkesempatan menjadi pembuka acara Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar pada sabtu (15/6) kemarin di desa Tambang Mas Kecamatan Pamenang Selatan. Tidak hanya siswa KB AL-Banat yang menjadi pemain drumband dan colour guard. Namun wali siswa yang terdiri dari kaum ibu-ibu juga berpartisipasi memainkan alat musik drumband tersebut sehingga memberikan nilai tersendiri bagi masyarakat maupun pejabat pemerintah yang hadir pada acara tersebut.

Ketua panita HAN, Sulistianti mengungkapkan kegembiraannya karena bisa menghadirkan drumband tersebut diacara karena dengan penampilan drumband itu acara lebih semarak.

‘’Acara Hari Anak Nasional ini jadi lebih ceria. Tamu yang datang bisa mendapatkan hiburan tersendiri,” tutur Sulistianti. Dia juga mengatakan acara HAN tersebut juga diisi dengan berbagai perlombaan seni, olahraga dan keagamaan.(top/adv)

SMK Kesehatan Merangin Terima Siswa Baru TA 2013/2014

1 komentar

SYAFRIL
BANGKO-SMK Negeri Kesehatan Merangin yang terletak di Desa Tambang Mas Kecamatan Pamenang Selatan Kabupaten Merangin  merupakan satu-satunya sekolah kejuruan negeri yang membidangi pendidikan kesehatan di Provinsi Jambi.

Tujuan dibukanya sekolah ini diharapkan mencetak generasi penerus bangsa yang berkompeten dibidang kesehatan serta bisa melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang maksimal.

Tahun Ajaran 2013/2014 ini merupakan pertamakalinya SMK Kesehatan menerima siswa baru yang mana awalnya pihak sekolah menargetkan kuota siswa baru sebanyak 120 orang siswa. Namun diluar dugaan antusias masyarakat yang ingin menyekolahkan anak mereka disekolah ini ternyata tinggi.

Waka Kurikulum SMK Kesehatan, Syafril mengatakan hingga saat ini jumlah siswa yang mendaftar lebih dari 130 orang. Dan dia meyakini hingga jadwal pendaftaran resmi dari Dinas Pendidikan (Disdik) jumlah siswa yang mendaftar jadi bertambah.

‘’Hingga sekarang saja sudah ada lebih dari 130 orang siswa yang mendaftar,” katanya.

Menurutnya para siswa yang mendaftar masih didominasi oleh masyarakat dalam kabupaten Merangin. Namun juga ada beberapa orang siswa baru dari luar daerah seperti Kabupaten Kerinci, Muara Bungo, Jambi dan Sarolangun.

‘’Baru ada dua jurusan yang ada yakni Jurusan Farmasi dan Jurusan keperawatan,” tuturnya.

Syafril juga menginformasikan bahwa untuk bisa menjadi siswa di SMKN Kesehatan para calon siswa terlebih dahulu melalui tahapan tes kesehatan, interview dan tes tertulis.

‘’Pelaksanaan Tes pada tanggal 27 dan 28 Juni 2013. Khusus Tes Kesehatan kami mendatangkan Dokter dari Merangin,” pungkasnya.(top)

Siswa SD dan SMP Masuki Masa Libur

0 komentar
BANGKO-Mulai Senin 17 Juni 2013 (hari ini,red) siswa SD dan SMP se-Merangin mengikuti libur akhir Tahun Ajaran 2012/2013 selama kurang lebih dua minggu. Mereka akan masuk kembali kesekolah pada 1 Juli 2013 tahun ajaran baru 2013/2014.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Merangin Akhmad Bastari melalui Kabid Dikdas, Juanda menghimbau kepada siswa agar memanfaatkan waktu libur dengan kegiatan positif.

‘’Libur berlangsung selama dua minggu. Saat libur itu kami harapkan  siswa tidak menghabiskan waktu percuma. Sesekali buku-buku pelajaran dibuka dan dibaca untuk persiapan saat mereka naik kelas kelak,” katanya.

Juanda juga mengatakan jadwal libur tersebut bisa dimanfaatkan pihak sekolah membenah sarana dan prasarana sekolah agar saat penerimaan siswa baru (PSB) akan banyak masyarakat yang mau menyekolahkan anak mereka disekolah yang bersangkutan.

‘’Jeda waktu libur ini bisa dimanfaatkan dengan kegiatan mengecat sekolah, memperbaiki moubiler yang rusak atau juga menata kembali interior ruang guru sehingga saat tahun ajaran baru 2013/2014 kelak ada semacam suasana baru yang meningkatkan semangat kerja,” tuturnya.

Selain itu, Juanda juga menyampaikan jadwal penerimaan siswa baru bagi SD dan SMP telah ditetapkan pada 1 Juli hingga 6 Juli 2013. Saat itu diharapkan pihak sekolah menyampaikan informasi yang benar tentang kuota jumlah siswa baru yang mampu mereka tampung sehingga tidak ada penumpukan siswa baru disalah satu sekolah.

Jadwal libur yang disampaikan Juanda juga menyangkut libur menyambut bulan suci Ramadhan yang akan dilaksanakan pada tangal 8 Juli hingga 10 Juli 2013. Selanjutnya jadwal efektif  belajar siswa pada tanggal 11 Juli 2013.(top)

Minggu, 16 Juni 2013

Pembagian Raport SD dan SMP TA 2012/2014

0 komentar
BANGKO- Ribuan siswa Sekolah Dasar kelas I hingga V dan kelas VII hingga VIII untuk Sekolah Menegah Pertama akan menerima raport kenaikan kelas pada hari ini, Sabtu (15/6).
Kepala Dinas Pendidikan  (Kadisdik) Merangin melalui kabid Dikdas Juanda,  mengatakan pembagian raport pada hari Sabtu merupakan kebijakan Diknas dan pihak sekolah, serta  mengikuti kalender pendidikan tahun ajaran baru 2013/2014 yang telah dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi.
‘’Besok (hari ini, red) khusus SD dan SMP kita bagikan raport kenaikan kelas,” katanya.
Dia menjelaskan, sebenarnya jadwal awal pembagian raport SD, SMP dan SMA serentak dilaksanakan pada hari selasa 18 Juni 2013. Namun, dengan keluarnya kalender pendidikan baru oleh Disdik Provinsi, maka pembagian raport dipercepat.
‘’ Ada rapat koordinasi antara Disdik dan pihak sekolah dan ditetapkan pada hari sabtu ini,” terangnya.
    Perubahan Jadwal ini, kata Juanda telah diinformasikan kepada pihak sekolah baik SD maupun SMP se Merangin.
Sementara pembagian rapar siswa tingkat SMA dan SMK tetap dilaksanakan pada hari selasa 18 Juni 2013.
‘’Untuk SMA dan SMK pembagian raport tetap pada hari selasa tanggal 18 Juni ini,” kata Kasi Pembina SMK M Rustam.
Menurutnya jadwal tersebut merujuk pada kalender pendidikan yang lama. Selain itu pihak sekolah juga menyetujui pembagian raport dilaksanakan pada jadwal yang telah ditentukan.
‘’Hingga saat ini belum ada perubahan jadwal pembagian raport tingkat SMA dan SMK. Masih mengikuti jadwal yang telah ditentukan. Selain itu pihak sekolah juga telah menyepakati kesiapan mereka dengan jadwal tersebut,” pungkasnya. (top)

Jumat, 14 Juni 2013

Cecep : Menjelang Pembagian Raport Kegiatan Positif Harus dilakukan

0 komentar

BANGKO-Pembagian Raport ujian semester kenaikan kelas tingkat Sekolah Dasar (SD) akan dilaksanakan Sabtu (15/6) besok, Untuk itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin Akhmad Bastari, melalui Kasi Pembina SD, Cecep Arken, mengatakan sebelum pembagian raport harus diisi dengan kegiatan positif.
‘’Sebelum pelaksanaan pembagian raport pada sabtu besok, aktivitas disekolah harus tetap ada. pihak sekolah bisa melaksanakan kegiatan ekstra lainnya untuk menutupi kekosongan kegiatan belajar mengajar,” katanya.
 
Menurutnya, aktifitas yang bisa dilaksanakan pihak sekolah seperti class meeting dalam bidang olahraga, kesenian yang didalamnya bersifat mendidik. Dengan begitu waktu kosong bisa terus dimanfaatkan siswa mendapatkan ilmu pendidikan ekstra.
 
‘’Bisa dibuat semacam perlombaan, pertandingan maupun penampilan kesenian siswa yang menonjolkan talenta,” tuturnya.

Terkait nilai raport siswa, Cecep mengharapkan agar pihak sekolah lebih meneliti kembali nilai yang diperoleh siswa saat ujian semesteran itu. Menurutnya jika nilai raport ujian semester masih tergolong rendah maka pihak sekolah wajib memanfaatkan jeda waktu remedial atau perbaikan nilai dan juga tidak menutup kemungkinan melaksanakan ujian pengayaan nilai.

‘’Ada dua macam cara untuk mendongkrak nilai ujian yang pertama adalah remedial yaitu perbaikan nilai khusus bagi siswa yang memperoleh nilai rendah saat ujian semester. Dan bagi siswa yang telah mendapatkan nilai standar maka bisa mengikuti ujian pengayaan nilai dengan harapan nilai tersebut bisa bertambah tinggi,” terangnya.

Menurut Cecep, berdasarkan pengalaman bahwa nilai raport berpengaruh terhadap kelulusan siswa saat mengikuti Ujian Nasional (UN) kelak. ‘’Jadi lebih baik dari sekarang ini kita memperbaikni nilai agar saat UN nanti Nilai Sekolah kita sudah tinggi dan tidak terkesan dibuat-buat,” pungkasnya.(top)

SMP Dhu’afa Merangin Selektif Menerima Siswa Baru TA 2013/2014

0 komentar
 
NEDIUS KURNIA
BANGKO-Kepala SMP IT Dhu’afa sekaligus Ketua Yayasan Dhu’afa, Nedius Kurnia, mengatakan jika tidak dilakukan seleksi dikhawatirkan ada siswa yang tidak layak masuk di sekolah tersebut.

‘’SMP Dhu’afa memang dirancang khusus bagi siswa tidak mampu dalam artian biaya sekolah. Kami tetap melakukan seleksi penerimaan siswa baru, karena bisa saja ada oknum tertentu yang memanfaatkan fasilitas sekolah ini,” katanya.

Untuk mengkroscek data siswa baru yang akan mendaftarkan diri ke SMP Dhu’afa, pihak sekolah membentuk tim yang langsung turun ke lokasi guna mengetahui kebenaran data siswa tersebut.

‘’Kami memiliki tim yang ditugaskan turun ke lokasi mengecek benar ataukah tidaknya data seorang siswa yang ingin bersekolah di SMP Dhu’afa ini. Jika tidak benar maka kami tidak bisa menerimanya,” ungkapnya.

Bahkan menurut Nedius, pihaknya juga memberlakukan surat pernyataan kepada siswa maupun wali murid keterangan tidak mampu, pada saat pendaftaran. Jika data siswa tersebut tidak benar maka wali siswa dapat dituntut.

‘’Dengan begitu maka tidak akan manipulasi data. Selain bermaterai, surat pernyataan itu juga harus dibubuhi tandatangan perangkat desa setempat,” terangnya.

Dia juga menginformasikan tahun ajaran baru 2013/2014 ini pihaknya bisa menerima siswa baru lebih banyak dari sebelumnya. Pasalnya, saat ini fasilitas ruang belajar sekolah yang terletak di kawasan Talang Kawo Bangko ini sudah memungkinkan hal tersebut.(top)

Kamis, 13 Juni 2013

Biaya Paket C Tahun 2013 di Merangin Masih Bermisteri

0 komentar
 
Amiruddin
BANGKO-Siswa SMP dan SMA sederajat yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) tahun 2013 dapat mengikuti ujian paket C pada tanggal 1 Juli mendatang.

Di Kabupaten Merangin antusias siswa mengikuti ujian ini cukup tinggi. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Merangin Akhmad Bastari melalui Kabid PND, Amiruddin mengatakan hingga penutupan pendaftaran ujian paket C telah ada puluhan orang siswa yang mendaftar secara kolektif oleh pihak sekolah yang bersangkutan.

‘’Pendaftaran ujian paket C telah ditutup. Dan saat ini terdata puluhan siswa yang akan mengikutinya. angka pastinya saya lupa, tapi lebih dari separoh siswa yang terdata tidak lulus UN ikut ujian paket C ini dan rata-rata mereka didaftarkan pihak sekolah,” kata Amiruddin, Rabu (12/6) kemarin.

Dikatakan Amiruddin saat ini Disdik tengah mendata peserta ujian yang kemudian dikirimkan ke Disdik Provinsi untuk diterbitkan nomor urut peserta.

‘’Nanti berkas soal ujiannya juga dari Disdik Provinsi Jambi, jadi bukan dari pusat. Saat ini kami tengah mengecek data peserta ujian untuk dikirimkan ke Jambi. Nanti setelah itu mereka menerbitkan nomor urut peserta ujian,” jelasnya.

 Ketika ditanyakan pendanaan ujian paket C itu, Amiruddin mengatakan biaya ditanggung oleh Disdik provinsi Jambi. Namun dia juga mengakui biaya tersebut sangat minim sehingga ada kemungkinan untuk meminta pada peserta ujian.

‘’Kalau tidak salah biaya dari Jambi itu Rp.15 ribu per peserta ujian. Jika digunakan pasti tidak tercukupi,” katanya.

Menurutnya untuk melaksanakan ujian paket C tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Pasalnya beberapa orang staff PNF serta guru yang dipekerjakan membutuhkan biaya karena pekerjaan itu diluar tanggung jawab mereka. Selain itu transportasi serta akomodasi lainnya juga harus diperhitungkan.

‘’Banyak dibutuhkan biaya selama proses ujian paket C ini. Dari pendataan saat ini hingga nanti saat pengumuman kelulusan bahkan hingga saat penerbitan ijazah. Itu semua membutuhkan biaya,” tuturnya.

Namun ketika ditanyakan berapa nominal biaya untuk paket C tersebut, Amiruddin mengaku belum ada ketetapan dari Disdik karena harus berkoordinasi dengan pihak sekolah. ‘’Belum tahu berapa kepastian jumlahnya,” tutup Amiruddin.(top)

Tes Masuk Stikes Merangin Gelombang I Dipercepat

0 komentar

STIKes : Mahasiswa STIKes Prodi D III Kebidanan saat mengikuti prosesi capping day,  beberapa waktu lalu
BANGKO-Jadwal tes masuk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Merangin yang mulanya akan dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2013 dimajukan dua hari yakni pada tanggal 1 Juli 2013.
Perubahan jadwal itu selain atas kebijakan pihak yayasan Haji Soeheily Qari, juga karena saat ini telah banyak Calon Mahasiswa Baru (CMB) yang mendaftar.

Ketua STIKes Merangin, Supeno melalui Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Juanda mengatakan saat ini telah tercatat lebih dari 100 orang CMB termasuk didalamnya CMB Penelurusan Minta Bakat dan Kemampuan (PMDK).

‘’Termasuk dengan calon mahasiswa undangan atau berstatus PMDK, jumlah yang telah mendaftar lebih dari seratus orang,” katanya.

 Dia juga optimis kedepannya akan lebih banyak lagi CMB yang akan mendaftarkan diri di STIKes Merangin.

‘’Belajar dari tahun sebelumnya, biasanya masyarakat akan banyak mendaftar menjelang saat-saat batas akhir pendaftaran. Tahun ini kami rasa juga demikian,” ungkapnya.

Berbicara soal tes masuk STIKes, Juanda menjelaskan akan ada tiga kategori tes yang harus dilalui oleh CMB yakni Tes Tertulis, Tes Kesehatan dan Tes Wawancara.

‘’Untuk tes tertulis ada empat materi pelajaran yang akan diujikan yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA terpadu dan Matematika,” ucapnya.

Dia menjelaskan, pelaksanaan tes tertulis tersebut dilaksanakan selama satu hari dan pada hari berikutnya pengumuman kelulusan tes dan dilanjutkan dengan tes kesehatan dan wawancara.

‘’Jika CMB lulus tes tertulis maka mereka bisa mengikuti tes selanjutnya yakni tes kesehatan dan wawancara (interview). Khusus tes kesehatan akan dilaksanakan oleh para dokter ahli dibidangnya yang menyangkut tes narkoba, buta warna, ketahanan tubuh dan lainnya,” terang Juanda.(top)

Rabu, 12 Juni 2013

Tentang Aturan Dalam Menerima Siswa Baru | Disdik Keluarkan Surat Edaran

0 komentar
BANGKO-Agar Penerimaan Siswa Baru (PSB) Tahun Ajaran (TA) 2013/2014 ini tertata, tidak terkendala dan sesuai jadwal kalender pendidikan. Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin menerbitkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada pihak SMP/SM se-Merangin.

Kepala Disdik (Kadisdik) Merangin Akhmad Bastari melalui Kabid Dikmen, Said Usman mengatakan penerbitan SE dengan nomor 421.3/652/PD/2013 itu berdasarkan hasil rapat koordinasi kepala SMP/SM dengan Kadisdik Merangin pada tanggal 28 Mei 2013 yang mengacu pada surat dari Kadisdik Provinsi Jambi tentang PSB dan kalender Pendidikan TA 2013/2014. ‘’Ada sembilan point yang tertera pada SE itu,” kata Said.

Dipaparkannya dalam SE itu tertera pelaksanaan PSB pada 18 s/d 22 Juni 2013. Sementara bagi sekolah yang menerapkan tes PSB maka pelaksanaannya dijadwalkan pada 27 s/d 28 Juni 2013.
‘’Bagi sekolah yang banyak jumlah siswa yang mendaftar otomatis akan melalui tes masuk. Sesuai jadwal tes diberlakukan selama dua hari dan pengumuman hasil tes satu hari setelah tes yakni pada tanggal 29 Juni 2013,” ungkapnya.

Setelah itu, masa daftar ulang siswa baru dilaksanakan pada 1 Juli hingga 3 Juli 2013 dan Masa Orientasi Siswa (MOS) pada tanggal 4 Juli hingga 6 Juli 2013. ‘’Jadi setelah melalui jadwal itu maka masa efektif belajar TA 2013/2014 kita mulai pada tanggal 15 Juli 2013,” tuturnya.

Dalam SE itu, Said juga menginformasikan bahwa selama PSB tidak dibenarkan adanya biaya kecuali atas persetujuan komite dan orang tua siswa. Pengecualian itu juga harus dikuatkan dengan SK Bupati sesuai pasal 15 surat Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

‘’Instruksi Disdik Merangin tidak ada biaya PSB, jika ditemukan biaya PSB disekolah berarti itu sudah keputusan mereka bersama. Tapi kami juga ingatkan jika memang harus ada biaya PSB maka diharapkan nominalnya tidak memberatkan masyarakat,” pungkasnya.(top)

Sekolah Dilarang Pungut Uang Bangku

0 komentar
BANGKO-Penerimaan Siswa Baru (PSB) kerap dijadikan ajang cari keuntungan oleh beberapa sekolah. Namun demikian Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin berjanji akan terus memantau pelaksaan PSB tahun ini. Selain memantau instansi yang memayungi sekolah itu juga mulai gencar membuat larangan dalam kegiatan PSB, salah satunya sekolah dilarang untuk memungut uang bangku.

Istilah uang bangku, memang sangat popular beberapa tahun lalu. Pihak sekolah biasanya memungut uang, dengan alasan untuk membeli kursi dan meja, yang akan digunakan nantinya oleh siswa baru saat mereka mulai masuk sekolah.

Tapi uang bangku sudah mulai berangsur angsur hilang, meski masih ada beberapa sekolah yang menerapkannya. Menanggapi hal ini, pihak Disdik Merangin, menegaskan bahwa sekolah sudah tidak boleh memungut uang untuk pembeliaan moubiler tersebut. ‘’Sekarang uang bangku sudah tidak diperbolehkan lagi,” kata Kadisdik Merangin, melalui kasi pembinaan SMK, Rustam.

Agar sekolah tidak kekurang moubiler, maka dalam menerima siswa baru, kata Rustam, harus disesuikan dengan kapasitas daya tamping sekolah. Artinya sekolah dilarang untuk menerima siswa, diluar batas kemampuan sarana dan prasanara yang ada di sekolah itu sendiri. Menurutnya jika hal itu terjadi maka imbasnya akan melemahnya mutu pendidikan di sekolah yang bersangkutan.

‘’Jika terlalu banyak maka yang dirugikan adalah siswa itu sendiri. Juga yang kesulitan kelak adalah pihak sekolah untuk memberikan fasilitas kepada siswa,” Tandasnya.(top)
.

SDN 115 Daftarkan Siswa Secara Kolektif

0 komentar
 
PENGUMUMAN : Siswa SD saat pengumuman kelulusan UN beberapa waktu lalu
BANGKO-Agar siswa yang baru tamat bisa mudah untuk mendaftar ke jenjang SMP, di SDN 115 menerapkan program baru yakni mendaftarkan siswa secara kolektif ke sekolah yang mereka pilih. Demikian dikatakan Kepala SDN 115 Bangko, Yulsepsi, kepada koran kemarin. Ia menjelaskan program itu sudah dibahas dengan komite dan orang tua siswa beberapa waktu lalu.
‘’Untuk mempermudah siswa maupun orangtuanya maka kami adakan pendaftaran SMP sederajat secara kolektif,” kata Yulsepsi.
Dia menjelaskan ada 111 orang siswa disekolah itu yang dinyatakan lulus tahun ini. Dari jumlah siswa tersebut, bagi yang akan melanjukan pendidikan di dalam Kota Bangko maka akan didaftarkan langsung oleh pihak SD.
‘’Kemungkinan besar banyak yang akan menyambung pendidikan di SMP 4 dan SMP 1 Merangin. Soalnya disekolah itu rayon kami. Dan ada juga beberapa orang siswa yang akan menyambung ke MTsN Bangko,” ungkapnya.
Menurutnya dengan sistim pendaftaran kolektif tersebut selain mempermudah siswa juga tidak merepotkan. Pasalnya tiap berkas siswa yang ingin mendaftarkan diri telah dipersiapkan pihak sekolah.
‘’Apalagi dengan usia siswa yang tergolong masih sangat muda ini. Bisa jadi mereka kebingungan saat ingin mendaftarkan diri disekolah yang dituju. Dan kemungkinan juga orang tua mereka sibuk makanya kami adakan pendaftaran kolektif tersebut. Yang mana siswa didata kemudian perwakilan dari kami mendaftarkan siswa kesekolah yang dimaksud,” terangnya.
Namun bagi siswa yang memilih sekolah yang terletak jauh dari pusat kota Bangko atau diluar rayon maka pendaftaran diserahkan kepada orang tua siswa itu sendiri. ‘’Bagi yang ingin pindah rayon atau mungkin pindah kabupaten maka mereka mendaftar sendiri,” pungkasnya.(top)

Selasa, 11 Juni 2013

SD Dilarang Jadikan Ijazah Syarat Wajib PSB

0 komentar
 
IJAZAH TK: Salah seorang siswa TK saat mengikuti acara wisuda, beberapa waktu lalu.
BANGKO-Jelang penerimaan siswa baru untuk Sekolah Dasar (SD), Dinas pendidikan Kabupaten Merangin melarang pihak sekolah menerapkan syarat yang bertentangan dengan sistem pendidikan dasar. Salah satunya menjadikan ijazah Taman Kanak Kanak (TK) jadi syarat wajib bagi calon siswa baru. Demikian dikatakan Kepala Disdik Merangin, Akhamad Bastari, melalui Kabid Pendidikan Dasar, Juanda, senin kemarin (10/6).
‘’Tidak dibenarkan SD menerapkan ijazah TK sebagai syarat wajib masuk ke sekolah,” kata Juanda.
Menurutnya, bila ijazah TK dijadikan syarat wajib untuk masuk SD, maka akan bertentangan dengan Sisdiknas wajib belajar Sembilan tahun, yang dihitung 6 tahun di SD ditambah 3 tahun di SMP. Dan Taman Kanak Kanak, tidak masuk dalam katagori pendidikan formal, karena metode pembelajarannya lebih mengarah pada pola bermain sambil belajar.
Juanda menambahkan, bagi SD yang akan menerima siswa baru agar dapat memahami aturan yang ada. Sehingga bila mereka menerapkan aturan yang bertantangan dengan aturan dasar pendidikan, maka berakibat buruk pada pengembangan pendidikan ke depan.
‘’Jadi kita ingatkan dari sekarang, jangan sampai melanggar aturan. Silakan nanti buat aturan, tapi jangan sampai bertantangan dengan aturan yang sudah ada,” tegas Juanda.
Selain itu, dalam menerima siswa, sekolah juga diharapkan agar mempetimbangan kapasitas. Sehingga tidak akan memicu masalah di kemudian hari. ‘’Jangan dipakasakan, beri kesempatan kepada sekolah lain untuk menerima siswa. Supaya tidak jadi masalah nantinya,” jelas Juanda.
‘’Jika terlalu banyak maka akan kurang maksimal saat pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Itu harus dihindari,” pungkasnya. (top)

Apresiasi Disdik Pada Siswa Berprestasi Minim

0 komentar
 
LOMBA : Lomba Seni beberapa waktu lalu
BANGKO-Meskipun telah mengharumkan nama kabupaten Merangin di Provinsi Jambi pada ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) dan berhak mewakili Provinsi Jambi tingkat Nasional pada ajang yang sama di Medan pada 16 Juni 2013. Dua orang siswa SD yakni Imam dari SDN 88 Bangko dan Farina siswa SD 288 Tabir Timur mengeluh. Pasalnya perhatian dari Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin dinilai kurang.
Seperti diungkapkan instruktur seni lukis SDN 88 Bangko, Alhendra Daulay. Dia mengaku bersama SD 88 telah berupaya keras memberikan motivasi kepada salah satu siswa disekolah itu saat FLS2N di tingkat provinsi dan hasilnya siswa tersebut berhasil menjadi juara umum dan mewakili provinsi Jambi ditingkat Nasional.
‘’Kami bersama membimbing siswa baik moril maupun materil dan hasilnya siswa kita itu menang dan mengharumkan nama kabupaten Merangin ini,” katanya.
Namun menurutnya antusias Disdik terhadap prestasi yang gemilang tersebut dinilai sangat minim. Hal itu dibuktikan menjelang keberangkatan tim Merangin ke Medan, pihak Disdik serasa tidak mengacuhkannya.
Dia menyatakan, jikapun Disdik tidak memiliki dana untuk fasilitas tim dari Merangin, namun setidaknya menunjukkan apresiasi terhadap siswa yang berprestasi itu dengan cara membuat ceremonial kecil pelepasan siswa menuju provinsi jambi.
‘’Kami juga maklum jika tidak ada anggaran dana untuk memfasilitasi kami. Namun setidaknya dukung moril kami seperti melepas keberangkatan, itu saja bisa membuat kami senang. Jika diberikan surat jalan, kan jadinya kami ini berangkatnya resmi,” terangnya.
Hal yang tidak jauh berbeda diungkapkan instruktur seni anyaman, Ikroh dari SDN 288 Tabir Timur. Dia mengungkapkan kekecewaannya.
‘’Kami disini pasrah saja, yang jelas kami ingin memberikan suatu yang terbaik terhadap Merangin ini. Ada ataupun tidak apresiasi dari Disdik Merangin,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Merangin, Akhmad Bastari melalui Kabid Dikdas, Juanda mengatakan ada miskomunikasi antara pihak sekolah dan Disdik Merangin. Dia mengaku untuk fasilitas pendanaan siswa beserta tim tersebut ke Medan memang tidak teranggarkan karena pihak provinsi lah yang diwajibkan membiayainya. Namun bantuan dari Disdik tetap ada.
‘’Ini miskomunikasi saja antara pihak sekolah dan staf bawahan saya di Disdik. Bantuan fasilitas dan ceremonial pelepasan siswa itu ada,” ungkap Juanda, Senin (10/6) kemarin.
Menurut Juanda sangat janggal bila kegiatan positif tidak didukung oleh Disdik apalagi menyangkut nama baik kabupaten Merangin. Namun Juanda belum tahu jumlah dana yang akan diberikan kepada tim seni SD dari Merangin tersebut.
‘’Karena memang tidak ada dianggarkan jadi saya belum bisa menjawab nominalnya. Yang jelas kita akan dukung sepenuhnya jika ada siswa yang berprestasi. Soal biaya nanti akan kita carikan solusi yang terbaik,” pungkasnya.(top)

PSB TA. 2013/2014 | SMP 1 Merangin Siapkan Delapan Kelas

0 komentar

NURHIDAYATI | Kepala SMPN 1 Bangko
BANGKO-Tahun ajaran 2013/2014 ini SMP 1 Merangin yang terletak di pusat kota Bangko akan menerima siswa baru sekitar 300 orang. Hal itu dikatakan kepala SMPN 1 Merangin, Nurhidayati.
Dijelaskannya untuk memfasilitasi jumlah siswa tersebut pihaknya telah menyiapkan delapan ruang kelas. ‘’Ada delapan ruang kelas yang kami persiapkan,” katanya.
Soal fasilitas lainnya, Nurhidayati menginformasikan bahwa di sekolah itu fasilitas cukup standar mulai dari laboratorium, perpustakaan, sarana olahraga serta fasilitas ibadah. ‘’Fasilitas kami cukup memadai untuk dipergunakan siswa siswi disekolah ini. Mulai dari laboratorium, perpustakaan, fasilitas sarana olahraga serta ruang ibadah sudah kami miliki,” jelasnya.
Nurhidayati mengaku optimis kuota siswa baru disekolahnya itu bisa terpenuhi. Pasalnya selain sekolah dasar pendukung yang banyak juga lokasi sekolah yang berada tepat di pusat kota Bangko.
‘’Tiap tahun jumlah siswa baru yang mendaftar di SMP 1 terus meningkat. Jadi untuk tahun ajaran 2013/2014 ini kami yakin jumlahnya juga tidak berapa jauh dari tahun lalu. Yang jelas menurut kami kuota siswa baru yang kami persiapkan bisa terpenuhi,” terangnya.
Ditambahkannya, selain lokasi yang mudah terjangkau dan SD pendukung yang banyak. Siswa di SMPN 1 Merangin juga kerap mendapatkan prestasi baik di bidang kesenian, olahraga serta ilmu pendidikan umum sehingga animo masyarakat terhadap sekolah ini cukup tinggi.‘’Berbagai prestasi siswa pernah kita raih dan sekolah ini juga mendapatkan predikat baik dimata masyarakat,” pungkasnya.(top)

Senin, 10 Juni 2013

SDN 282 kehabisan Dana | Pembangunan Musholla Nurul Fallah tertunda

0 komentar

MUSHOLLA : Awal Proses Pembangunan Musholla Nurul Fallah, Februari 2013 lalu.
BANGKO-Rencana SDN 282 Bangko untuk melaksanakan berbuka puasa bersama saat bulan Ramadhan 2013 di mushola mereka yang baru sepertinya akan tertunda. Pasalnya musholla yang dinamakan Nurul Fallah, dibangun atas dana swadaya hingga sekarang belum rampung pembangunannya.
Kepala SDN 282 Bangko, Sri Ratna Dewi mengatakan terhambatnya pembangunan musholla itu karena salah perhitungan budget bahan, yang mana harga bahan saat mula dibangun dulu berbeda dengan harga yang berlaku saat ini.
‘’Kita tengah menuju tahap pembangunan rangkaian kuda-kuda bagian atap, sementara pondasi, dinding telah rampung semua. Nah untuk kayu dulu kami hitung hanya Rp.3 juta sementara sekarang harganya sudah Rp.8 juta,” kata Sri Ratna Sabtu (8/6).
Maka dari itu, pihaknya saat ini tengah mencari solusi pendanaan agar musholla yang mulai dibangun pada Februari 2013 lalu ini bisa dirampungkan sesuai dengan desain dan fungsi yang diinginkan.
‘’Kita telah coba cari informasi untuk bisa mendapatkan bantuan dana tambahan agar musholla bisa terus dilanjutkan pembangunannya,” tuturnya.
Musholla Nurul Fallah yang berukuran 15 x 20 meter persegi ini menurut pihak sekolah cukup besar. Karena itu mereka telah mewacanakan untuk melibatkan warga sekitar sekolah agar mau memberikan bantuan baik moril maupun materil agar pembangunan musholla tetap berlanjut. Pasalnya diwilayah itu belum ada musholla warga.
‘’Bahkan kita telah berencana agar musholla ini bukan saja mushola sekolah namun dikembangkan menjadi musholla warga agar memiliki fungsi yang sebenarnya yaitu tempat beribadah. Dengan begitu pembangunan musholla dapat sesegera mungkin terlaksana dengan cepat, juga memfasilitasi warga sekitar karena diwilayah ini belum ada mushollanya,” terangnya.
Ditambahkan Sri Ratna ‘’Lokasinya juga mudah terjangkau warga. Jadi jika telah menjadi milik bersama otomatis amal ibadah para siswa bahkan siapapun yang telah memberikan bantuan untuk pembangunan musholla ini bisa diterima oleh Allah SWT, dan terus mendapatkan rezeki yang berlimpah,” pungkasnya.(top)

SDN 115 Bangko Raih Nilai UN Tinggi Tahun 2013

0 komentar
 
NILAI : Kepala SDN 115 bersama Alfa Rizki Pradana Peraih Nilai Tertinggi UN SD 2013.
BANGKO-Pengumuman hasil kelulusan Ujian Nasional (UN) siswa SD dan MI sabtu (8/6) lalu, dan hasilnya seluruh siswa SD dan MI di Merangin dinyatakan lulus dengan nilai yang memuaskan.
    SDN 115 Bangko meraih nilai tertinggi pada pelaksanaan UN tahun 2013. Hal tersebut diungkapkan Kasi Pendidikan SD Cecep Arken, mengatakan untuk peraih nilai tertinggi di Merangin dipegang siswa SDN 115 Bangko yang bernama Alfa Rizki Pradana dengan perolehan nilai 9,60.
‘’Untuk nilai tertinggi dipegang oleh SDN 115 Bangko, sementara nilai terendah belum bisa kita informasikan karena harus melalui pengecekan persekolah,” kata Cecep.
Kepala SDN 115 Yulsepsi, membenarkan hal tersebut dan dirinya mengaku bangga dengan hasil yang dicapai siswanya karena rata-rata memperoleh nilai yang tinggi melebihi nilai sekolah.
‘’Kami pihak sekolah bangga dengan keberhasilan siswa siswi kami dalam UN 2013 ini. Nilai mereka banyak yang tinggi bahkan melebihi Nilai Sekolah (NS),” Kata Asep.
 ‘’Saya baru tahu jika nilai siswa kami yang bernama Alfa Rizky Pradana itu tertinggi di Merangin. Jika memang begitu maka itu suatu anugerah tersendiri bagi sekolah kami,” tambahnya.
Menurut Yulsepsi, Alfa Rizki selama sekolah memang merupakan siswa teladan dan kerap mendapatkan prestasi dalam bidang ilmu pengetahuan. ‘’Rizki juga memiliki sifat kedewasaan dan anaknya pendiam,” imbuh Asep.
Ditanyakan siswa disekolahnya banyak yang mendapatkan nilai tinggi, Yulsepsi menceritakan hal itu tidak lepas dari kegigihan pihak sekolah, para guru yang berkomitmen tinggi untuk mutu pendidikan siswa mereka.
‘’Tidak lepas dari peranan majelis guru yang membimbing siswa sehingga bisa mendapatkan nilai yang memuaskan ini. Kedepannya tetap akan diteruskan,” tuturnya.
Yulsepsi juga mengatakan bahwa pihaknya tidak melakukan tindakan mendongkrak nilai sekolah siswa dengan tujuan untuk mempermudah siswa lulus. Hal itu terbukti dengan hasil Nilai UN lebih tinggi dari hasil nilai sekolah.
‘’NS kami murni sesuai dengan kemampuan siswa, tidak didongkrak dengan maksud agar masyarakat kagum dengan sekolah ini. Namun yang ditingkatkan adalah rasa tanggung jawab untuk memberikan pendidikan yang penuh dan ikhlas agar siswa lebih memahami setiap mata pelajaran yang diajarkan,” pungkasnya.(top)

SDN 88 Tingkatkan Apresiasi Seni | Sering Wakili Provinsi

0 komentar
 
SENI: Pementasan Paduan Suara SDN 88 Bangko Saat Sebuah Acara, Sabtu (8/6) lalu.
BANGKO-Mengapresiasi karya seni merupakan landasan pokok dalam mempelajari wawasan seni budaya. Disekolah, selain untuk memperluas pengetahuan tentang seni siswa juga diajak untuk mendekatkan diri dengan seni sehingga prestasi demi prestasi bisa teraih dan mengharumkan nama sekolah.
Hal itulah mendasari SDN 88 Bangko yang siswanya kerap mendapatkan kesempatan untuk mewakili kecamatan Bangko, kabupaten Merangin bahkan provinsi Jambi pada ajang perlombaan maupun exhibition art.
Kepala SDN 88 Bangko Lopiah, mengatakan ada perlakuan ekstra bagi siswa-siswi yang memiliki talenta seni, prestasi mata pelajaran umum ataupun skill khusus dalam berbagai bidang. Perlakuan ekstra itu bermaksud pihak sekolah membimbing secara maksimal agar talenta maupun skill siswa tersebut bisa lebih terarah dan memiliki nilai yang berarti.
‘’Kita sangat memperhatikan talenta yang siswa miliki disegala bidang. Dengan perlakuan itu otomatis bakat yang dimiliki siswa tidak akan terhapus atau hilang begitu saja, namun sebaliknya lebih terasah sehingga prospek mereka ditengah masyarakat kelak bisa lebih menonjol dan berprestasi,” kata Lopiah.
Berbicara soal talenta kesenian, Lopiah menginformasikan tidak sedikit siswa disekolah itu yang telah mengharumkan nama kabupaten Merangin bahkan provinsi Jambi. Bahkan ditingkat provinsi, kata Lopiah nama SDN 88 Bangko cukup diperhitungkan.
‘’Saat ini kita lebih cenderung pada seni rupa, di tingkat provinsi Jambi itu, jika utusan dari Kabupaten Merangin mereka langsung menebak dari bahwa siswa berasal dari SDN 88 Bangko,” tuturnya.
Lopiah juga menginformasikan bahwa tahun 2012 lalu siswa di sekolahnya telah mewakili provinsi Jambi pada ajang FL2SN tingkat Nasional di Lombok. Dan pada tahun 2013 ini sekolah itu juga mewakili provinsi Jambi pada ajang yang sama bertempat di Medan.
‘’Ada satu orang siswa kami lagi bernama Imam, dia mewakili provinsi Jambi pada FL2SN tingkat Nasional di Medan. Acara berlangsung pada 16-18 Juni 2013 ini,” pungkasya.(top)

Minggu, 09 Juni 2013

UN 2013 Siswa SD/MI di Merangin Lulus 100 Persen

0 komentar
 
Pengumuman UN 2013 di SDN 115 Bangko, Sabtu (8/6) kemarin
 
BANGKO-Ribuan siswa Sekolah Dasar dan Madrasah Itidayah hari ini, akan mengetahui hasil Ujian Nasional (UN) yang telah mereka ikuti awal Mei lalu.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Merangin Akhmad Bastari,  melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Juanda, memastikan hasil UN SD dan MI diumumkan hari ini dan hasilnya sangat mengembirakan. Pasalnya seluruh siswa SD dan MI yang telah mengikuti UN 2013 dipastikan lulus 100 persen.
‘’Ini kabar yang menggembirakan, seluruh siswa SD dan MI di Merangin lulus semua,” kata Juanda, Jum’at (7/6).
Dijelaskannya, rata-rata nilai tiap mata pelajaran yang diperoleh siswa berkisar 7,75. Juanda mencontohkan dalam satu mata pelajaran jika Nilai Sekolah (NS) yang notabene ditetapkan pihak sekolah sebesar 7,0 maka nilai UN yang diperoleh siswa pada mata pelajaran mencapai 8,5.
‘’Jadi banyak nilai UN yang lebih tinggi daripada nilai sekolah yang diperoleh siswa. Dan itu merata pada tiap mata pelajaran yang di ujiankan,” tuturnya.
 ‘’Persoalannya bukanlah puas atau tidak puas dengan hasil yang didapat ini. Tetapi lebih pada komitmen kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan khususnya siswa tingkat dasar agar prospek mereka kedepannya jauh lebih berkualitas,” tambahnya.
Ditanyakan predikat berapa kabupaten Merangin di Provinsi Jambi, Juanda mengaku belum ada informasi terkait hal tersebut.
‘’Hingga sekarang belum ada informasi Merangin ini urutan keberapa jika dibandingkan dengan kabupaten dan kota di provinsi Jambi,” pungkasnya.(top)

Jumat, 07 Juni 2013

AL-Mujahadah Merangin Keluhkan Saluran Drainase

0 komentar

SANTRI: Santri Al-Mujahadah Saat Aktifitas Berwudlu
BANGKO-Terletak didataran rendah membuat warga Pesantren Al-Mujahadah yang berlokasi di kelurahan Pematang Kandis mengeluh. Pasalnya aliran drainase dari masyarakat mengalir kearah lokasi pontrennya sehingga pontren menjadi kotor, terlebih saat musim hujan.

Kepala pontren AL Mujahadah, Dahlan Abdullah melalui tenaga pengajar, Siti Al Mukarromah mengatakan kendala tersebut baru terjadi beberapa tahun ini karena diatas bukit telah dibangun perumahan warga.
‘’Sejak dibangun perumahan, air di pontren kami jadi keruh,” katanya.

Dia menjelaskan, mulanya air dikolam pontren jernih dan berisi bermacam ikan peliharaan. Juga sumur pontren dapat digunakan oleh santri maupun guru lainnya. Namun ketika dibangun perumahan tersebut pontren kerap kedapatan aliran sampah plastik rumah tangga.

‘’Karena aliran airnya mengarah kemari maka kami sering mendapat aliran sampah khususnya plastik sehingga ketika hujan lokasi pontren kotor,” tuturnya.

Menurut Siti, pihaknya pernah mendatangi developer perumahan untuk bisa mencari solusi permasalahan ini namun tidak menemukan titik temu.

‘’Sebenarnya ada solusi permasalahan ini yakni aliran drainase diarahkan kesebelah bukit yang disana, namun pihak developer tidak mau dengan alasan biaya yang banyak,” kata Siti seraya menunjukkan arah.

Siti juga mengemukakan bahwa sebenarnya pontren lah yang duluan menempati daerah itu. ‘’Seharusnya pihak developer perumahan bisa menghormati kami dengan cara menata perumahan dengan baik dan benar serta tidak mengganggu warga yang terlebih dahulu berada dikawasan ini,” terangnya.

Selain itu, Siti juga mengatakan jalan yang dibiayai pemerintah melalui PNPM Pisew juga telah rusak oleh aktifitas pembangunan perumahan tersebut.

‘’Jalan yang sudah susah payah kami ajukan kepada pemerintah juga rusak oleh mereka. Padahal seharusnya mereka membuka jalan sendiri karena itu adalah bisnis,” pungkasnya.(top)

2013 SMPN 1 Merangin Lulus 100 Persen

0 komentar

PENGUMUMAN: Siswa SMP 1 Merangin Saat Melihat Pengumuman Kelulusan, Jum’at (1/6) kemarin.
BANGKO-Siswa SMP Negeri 1 Merangin tampak sumringah pasca pengumuman kelulusan UN tahun 2013. Pasalnya pada tahun ini siswa sekolah yang terletak di pusat kota Bangko itu dinyatakan lulus 100 persen.

Kepala SMPN 1 Merangin, Nurhidayati mengungkapkan kebahagiaannya atas kelulusan siswa siswa di sekolahnya. ‘’Sebanyak 241 orang siswa yang mengikuti UN tahun ajaran 2012/2013 ini Alhamdulillah lulus semua,” katanya disela tangis haru siswa saat melihat pengumuman kelulusan, Jum’at (1/6) kemarin.

Menurutnya kelulusan siswa seratus persen itu tidak terlepas dari binaan para guru disekolah yang ekstra memperhatikan siswanya.‘’Saya juga ucapkan terimakasih kepada majelis guru yang ekstra ketat memperhatikan perkembangan ilmu pendidikan siswa sehingga tercapailah kebahagiaan ini,” ungkapnya.

Nurhidayati mulanya mengaku khawatir dengan UN 2013 ini karena sistim 20 paket soal dan pengawasan yang ketat. Namun segala kekhawatiran itu tidak terbukti saat informasi dari Disdik bahwa sekolah yang dipimpinnya itu tidak ada siswa yang tidak lulus.

‘’Saat mendengar informasi bahwa sekolah kami lulus semua baru saya bisa lega, sebelumnya saya sangat khawatir,” terangnya.

Di sekolah ini nilai tertinggi dipegang oleh Alri Bakti Wiratama dengan capaian nilai rata-rata 8,8 dan nilai akhir 53,30.

Sementara itu dilapangan, pantauan koran ini ratusan siswa yang telah menunggu pengumuman berteriak histeris saat papan pengumuman diluncurkan ketengah lapangan oleh pegawai SMP 1. Mereka saling berebutan melihat nomor yang terpampang dimedia itu. Dan tidak sedikit siswa yang menangis haru.

Pengumuman disekolah ini juga turut dikawal oleh pihak kepolisian yang sebelumnya memberikan pengarahan kepada siswa agar tidak merayakan kelulusan siswa dengan cara konvoi dijalanan.(top)

PSB TA 2013/2014 | SMP 28 Merangin Siap Tampung Empat Kelas

0 komentar

EKA WARNA
BANGKO-Seperti sekolah lainnya, saat ini SMP 28 Merangin yang terletak di kecamatan Batang Masumai (Batam) tengah mempersiapkan penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajaran 2013/2014. Hal itu diungkapkan kepala SMP 28, Eka Warna, Selasa (4/6) kemarin di Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin.

Dikatakan Eka, untuk tahun ini pihak sekolah akan menyediakan empat ruang kelas guna menampung siswa baru khususnya siswa rayon Kecamatan Batam.

‘’Jika empat kelas maka sekitar 120 an orang siswa bisa kita terima sebagai siswa baru tahun ajaran 2013/2014 ini,” katanya.

Eka juga menjelaskan untuk sekolah pendukung sendiri saat ini ada sekitar 10 SD yang berdomisili di Batam. Jadi dia optimis kuota siswa baru yang akan ditargetkan pihak sekolah bisa terlaksana.

‘’Kemungkinan besar banyak masyarakat yang akan menyekolahkan anak mereka di SMP 28. Karena ada 10 SD pendukung dan lagi sistim rayon yang masih berlaku,” ungkapnya.

Untuk menarik minat siswa, pihak sekolah kata Eka, terus mempromosikan SMP N 28 kepada Sekolah Dasar yang ada di Batang Masumai. Dengan demikian diharapkan akan mampu meningkatkan jumlah siswa di sekolah tersebut.

‘’Kita juga adakan promosi secara lisan dan tertulis berupa penyebaran brosur. Hal itu untuk meyakinkan masyarakat bahwa SMP 28 ini juga memiliki prestasi yang patut diacungkan jempol dan tidak kalah dengan sekolah lainnya,” terang Eka.

Dia menjelaskan beberapa prestasi yang ada disekolah itu adalah untuk tahun ini SMP 28 menjadi wakil Provinsi Jambi untuk kegiatan O2SN Tingkat Nasional. Sementara saat pengumuman kelulusan SMP beberapa waktu lalu sekolah tersebut lulus 100 persen.

‘’Saya termasuk baru menjabat sebagai kepala sekolah di SMP 28 ini. Kedepannya saya beserta para majelis guru berkomitmen akan memberikan kontribusi maksimal agar mutu pendidikan khususnya diwilayah ini bisa lebih ditingkatkan,” pungkasnya.(top)

Kuota PMB Madrasah di Merangin

0 komentar
BANGKO-Kuota Penerimaan siswa baru (PMB) di madrasah tahun ajaran 2013/2014 dipastikan tidak ada peningkatan yang signifikan. Pihak Kementian Agama (Kemenag) Merangin mengatakan bahwa sebanyak siswa yang lulus maka sebanyak itupula diindikasikan kuota siswa baru akan diterima.
Kepala Kemenag Merangin, Umar Yusuf melalui Pelaksana Kurikulum, Muhammad Amin mengatakan data yang dimiliki oleh Kemenag hanya sebatas jumlah tersebut.
‘’Kemungkinan sebanyak apa siswa yang lulus maka sebanyak itu juga kuota siswa baru bisa diterima,” katanya.
Dia menjelaskan jumlah siswa yang telah mengikuti UN tahun 2013 ini Madrasah Ibtidayah (MI) 95 orang, Madrasah Tsanawiyah (MTs) 1553 orang dan Madrasah Aliyah (MA) 690 orang.
‘’Jadi jika ditotal seluruhnya ada 2338 orang siswa yang berkemungkinan lulus semua. Dan sejumlah itu juga kuota siswa yang bisa ditampung pihak sekolah,” tuturnya.
Namun dia menambahkan untuk tingkat MI ada kemungkinan jumlah siswa yang akan diterima meningkat. Pasalnya saat UN tingkat SD 2013 ini ada beberapa madrasah yang tidak mengikut sertakan siswanya karena belum memiliki siswa yang kelas VI.
‘’Ada beberapa MI yang belum memiliki kelas VI, namun tahun ajaran 2013/2014 ini mereka tetap akan menerima siswa baru. Persentasenya nanti setelah mereka melaporkan kepada kami disini,” ungkapnya.
Selain itu, Amin juga mengatakan selama tahun ajaran 2012/2013 tidak ada tambahan lokal buat sekolah. Hal itu juga cukup meyakinkan bahwa kuota PMB stabil dengan tahun ajaran 2013/2014 ini sama dengan tahun sebelumnya.(top)


SMAN 6 Merangin Buka Kelas Prestasi

0 komentar
SMAN 6 : Siswa baru SMAN 6 Merangin saat mengikuti Ospek, tahun lalu.
BANGKO-Sekolah Menegah Atas (SMA) 6 Merangin pada tahun ajaran 2013/2014 ini menerima siswa berprestasi melalui jalur khusus prestasi akademik dan non akademik.
Kepala SMA 6 Merangin Abdul Gafar, mengatakan khusus kelas prestasi tersebut tidak diadakan tes tertulis dan bersifat bebas rayon.  Namun, untuk bisa memasukinya para siswa diharuskan membawa persyaratan tertentu.
‘’Jumlah kelas prestasi yang kami buat hanya satu  kelas yang didalamnya berisikan 32 orang siswa. Sementara untuk bisa masuk di kelas prestasi ini, para siswa baru wajib menyerahkan berkas bukti prestasi selama mereka di SMP sederajat,” kata A Gafar.
Dijelaskannya ada dua macam prestasi yakni prestasi akademik dan non akademik. Untuk prestasi Akademik merupakan siswa unggulan disekolah terdahulu dalam bidang ilmu pendidikan formal sementara prestasi non akademik adalah siswa yang memiliki prestasi dalam bidang olahraga, kesenian dan ekstrakurikuler lainnya.
‘’Semua itu dibuktikan dengan nilai raport, ijazah. Khusus bagi non akademik ditambah lagi dengan piagam, sertifikat selama SMP baik dari instansi negeri maupun swasta,” tuturnya.
Tahun ajaran 2013/2014 ini SMAN 6 menetapkan kuota siswa baru sebanyak 256 orang siswa, sesuai dengan jumlah kelas yang mereka punya yakni delapan ruang kelas.
‘’Kita sediakan delapan ruang kelas,” singkatnya.
Berbicara soal fasilitas yang dimiliki SMAN 6, menurut Gafar, sudah memadai dan standar nasional baik itu berupa Lab computer, Lab bahasa, Perpustakaan dan fasilitas lainnya seperti lapangan, rumah ibadah, kamar kecil dan parkiran.
Gafar juga mengaku optimis kuota siswa baru yang ditetapkan akan terisi. ‘’Saya yakin jumlah siswa baru yang mendaftar di SMA 6 tahun ini akan meledak seperti tahun lalu,” katanya.(top)

Kamis, 06 Juni 2013

TA 2013 / 2014 Rayon Sekolah dI Merangin Masih Berlaku

0 komentar
BANGKO-Untuk mencegah terjadinya penumpukan siswa disalah satu sekolah maupun daerah maka tahun ajaran baru 2013/2014 Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin tetap memberlakukan sistem rayon sekolah pada Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ini. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Merangin Akhmad Bastari melalui Kasi Pembina SMK, Rustam, Jum’at (1/6) lalu di Disdik. 
Dijelaskannya jika tidak melaksanakan rayonisasi maka dikhawatirkan tidak meratanya sistim penerimaan siswa baru baik untuk SMP maupun SMA di Merangin ini. 
‘’Jika tidak diterapkan rayonisasi maka otomatis masyarakat akan mengarahkan anak mereka ke sekolah yang diyakini sebagai yang terbaik. Sementara sekolah yang dimata masyarakat tidak tergolong terbaik itu akan sepi,” katanya.  
Penerapan rayonisasi ini, dikatakan Rustam berdasarkan keputusan rapat pihak Disdik dan sekolah beberapa waktu lalu di Aula Disdik. Disaat itu mayoritas pihak sekolah masih berharap agar rayonisasi tetap diberlakukan‘’Yang jelas kita inginkan agar pemerataan siswa di tiap sekolah itu terlaksana sehingga tidak timbul kecermburuan sosial. Kasihan nanti sekolah yang masih tergolong minim sarana dan prasarananya,” ungkapnya lagi.
Soal minimnya sarana tersebut menurut Rustam pihaknya akan terus berupaya agar sesegera mungkin bisa mendapatkan bantuan. Dia juga tidak menampik minimnya arahan masyarakat terhadap salah satu sekolah karena minimnya sarana dan prasarana disekolah itu sendiri. Sementara factor jumlah pertumbuhan penduduk juga menentukan jumlah siswa disalah satu sekolah. 
Sementara itu, Rustam menginformasikan bahwa pihak Disdik hanya bisa mengurus perpindahan rayon antar kabupaten. Hal itu untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin menyekolahkan anak mereka keluar ataupun masuk kabupaten Merangin.(top)