Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label ST | PTS | UMUM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ST | PTS | UMUM. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 September 2014

PKKMB STKIP Bangko, 2014 Sukses

0 komentar
Dra. Elva Eriana, M.Pd, dosen dan panitia PKKMB saat berfoto bersama
Unsur ketua dan Dosen saat menghadiri pembukaan PKKMB
Peserta PKKMB saat mengikuti kegiatan PKKMB  
BANGKO- Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2014 Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Yayasan Pendidikan Merangin (YPM) yang diselenggarakan oleh panitia berlansung sukses pada 11 – 13 September lalu bertempat di Audoterium Kampus STKIP Talang Kawo Bangko.
Kegiatan yang diikuti sebanyak 450 lebih mahasiswa baru ini dibuka langsung oleh Ketua STKIP YPM Bangko Elva Eriani serta dihadiri oleh unsur pimpinan, Dosen, Staf STKIP YPM Bangko.
Dalam sambutannya Elva Eriani menyampaikan ucapan selamat datang kepada  seluruh calon mahasiswa baru serta menyampaikan secara umum tentang civitas akademika kampus STKIP YPM Bangko dengan visi misi kampus.
‘’Saya ucapkan selamat datang dan selamat bergabung di kampus STKIP semoga menjadi mahasiswa sesuai dengan visi-misi kampus kita,” ujarnya.
Mengenai metode dalam penyampaian materi ia mengatakan bahwa sajian materi yang diuraikan oleh dosen dengan menggunakan metode Tanya jawab, serta dialog interaktif agar calon mahasiswa memahami betul segala aturan dan ketentuan yang ada di kampus.
‘’Metode yang digunakan saat menyampaikan materi dengan menggunakan metode Tanya jawab, serta dialog interaktif sehingga mahasiswa mampu meyerap semua aturan dan ketentuan di STKIP,” terangnya.
Terkait materi pada PKKMB kali ini menyajikan materi tentang kampus meliputi Sejarah YPM Bangko, Sistim Pendidikan Tinggi, Sistem Perkuliahan dan Akademik, Sistem Administrasi dan Keuangan, kemahasiswaan dan kegiatan ekstra kurikuler dan pengenalan program studi. (adv)

Rabu, 21 Agustus 2013

Masyarakat Merangin dikenalkan Seni Body Painting.

0 komentar

BODY PAINTING : Salah seorang seniman saat aksi body painting ke Model.   

BANGKO-Body painting adalah bentuk seni tubuh. Tidak seperti bentuk tato dan seni lainnya tubuh, body painting bersifat sementara, dicat ke kulit manusia dan hanya berlangsung selama beberapa jam atau paling beberapa minggu.
Body painting yang terbatas pada wajah dikenal sebagai lukisan wajah. Dan hal itulah yang dikenalkan beberapa seniman Merangin kepada masyarakat Merangin saat malam Pameran Lukisan Harimau, beberapa waktu lalu.

Senin, 22 Juli 2013

STIKes Merangin Buka English Club

0 komentar


KAMPUS STIKes Merangin
BANGKO-Guna memfasilitasi kemampuan bahasa inggris mahasiswa, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Merangin membentuk kegiatan ekstra english club.
Ketua STIKes Merangin, Supeno mengatakan pembentukan english club dikampusnya itu baru didirikan pada 2013 ini. Sementara tujuan dibentuknya kegiatan english club adalah untuk mengasah kemampuan bahasa inggris mahasiswa.

Jumat, 05 Juli 2013

Legalitas Ijazah STKIP Bangko, Merangin Diragukan | Tom Olfia:“Jangan Pilih Perguruan Tinggi Bermasalah”

1 komentar

STKIP : Kampus STKIP yang dituding legalitas ijazahnya masih diragukan.
BANGKO-Dua orang mantan ketua STKIP YPM Bangko, Tom Olfia dan Arislan, hingga kini masih meragukan legalitas ijazah perguruan tinggi swasta yang pernah mereka pimpin itu. Menurut mereka, karena pendirian Yayasan Pendidikan Merangin (YPM) lewat Akta Nomor 44 Tahun 2010, tidak memiliki relevansi dengan STKIP, yang didirikan lewat akta Notaris Nomor 21 tahun 2001.

Seperti diketahui penerbitan Akta Notrasi Nomor 44 Tahun 2010, pada tahun 2011 lalu pernah disoal. Saat itu Tom Olfia yang menjabat ketua STKIP, dipecat oleh pihak yayasan karena dianggap beda pendapat.

Setelah Tom Olfia lengser, YPM dibawah pimpinan Irdam, menujuk DR. Arislan sebagai ketua. Namun tidak beberapa lama menduduki jabatannya, Arislan juga dipecat, karena mempersoalkan tentang pendirian YPM persi Akta 44.

Namun kepada harian ini, Arislan, kembali mengungkapkan kegundahannya. Bahkan ia sangat meragukan legalitas ijazah STKIP yang pernah ditandatanganinya tahun 2012 lalu.

‘’Setelah saya tendatangani, baru saya sadar, jika saya diangkat dengan akta pendirian baru yakni akta 44. Dan saya meragukan legalitas ijazah yang saya tangani tersebut,” Kata Arislan, kemarin (2/7).

Buku Kurikulum 2013 Mulai Dipasarkan | Toko Buku Bintang Merangin

0 komentar

TOKO BUKU BINTANG MERANGIN

BANGKO-Efektif  belajar sekolah Tahun Ajaran Baru 2013/2014 akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Juli ini. Kala itu khusus beberapa sekolah yang telah menyandang predikat akreditasi A dari SD hingga SMA akan menerapkan kurikulum baru 2013.
Agar Proses Belajar Mengajar (PBM) lancar dan sesuai dengan kurikulum 2013 tersebut, perlu adanya media pegangan berupa buku paket kurikulum 2013 bagi siswa maupun guru.

Kamis, 13 Juni 2013

Tes Masuk Stikes Merangin Gelombang I Dipercepat

0 komentar

STIKes : Mahasiswa STIKes Prodi D III Kebidanan saat mengikuti prosesi capping day,  beberapa waktu lalu
BANGKO-Jadwal tes masuk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Merangin yang mulanya akan dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2013 dimajukan dua hari yakni pada tanggal 1 Juli 2013.
Perubahan jadwal itu selain atas kebijakan pihak yayasan Haji Soeheily Qari, juga karena saat ini telah banyak Calon Mahasiswa Baru (CMB) yang mendaftar.

Ketua STIKes Merangin, Supeno melalui Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Juanda mengatakan saat ini telah tercatat lebih dari 100 orang CMB termasuk didalamnya CMB Penelurusan Minta Bakat dan Kemampuan (PMDK).

‘’Termasuk dengan calon mahasiswa undangan atau berstatus PMDK, jumlah yang telah mendaftar lebih dari seratus orang,” katanya.

 Dia juga optimis kedepannya akan lebih banyak lagi CMB yang akan mendaftarkan diri di STIKes Merangin.

‘’Belajar dari tahun sebelumnya, biasanya masyarakat akan banyak mendaftar menjelang saat-saat batas akhir pendaftaran. Tahun ini kami rasa juga demikian,” ungkapnya.

Berbicara soal tes masuk STIKes, Juanda menjelaskan akan ada tiga kategori tes yang harus dilalui oleh CMB yakni Tes Tertulis, Tes Kesehatan dan Tes Wawancara.

‘’Untuk tes tertulis ada empat materi pelajaran yang akan diujikan yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA terpadu dan Matematika,” ucapnya.

Dia menjelaskan, pelaksanaan tes tertulis tersebut dilaksanakan selama satu hari dan pada hari berikutnya pengumuman kelulusan tes dan dilanjutkan dengan tes kesehatan dan wawancara.

‘’Jika CMB lulus tes tertulis maka mereka bisa mengikuti tes selanjutnya yakni tes kesehatan dan wawancara (interview). Khusus tes kesehatan akan dilaksanakan oleh para dokter ahli dibidangnya yang menyangkut tes narkoba, buta warna, ketahanan tubuh dan lainnya,” terang Juanda.(top)

Kamis, 23 Mei 2013

Biaya Pendaftaran PT di Merangin Beragam

1 komentar
BANGKO-Sejumlah perguruan Tinggi (PT) swasta di Kabupaten Merangin mulai membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru tahun ini. Pantauan koran ini, selain mewajibkan untuk melengkapi persyaratan umum, pihak Kampus juga memungut biaya pendaftaran pada tiap calon mahasiswa. Besar biaya pendaftaran juga ditetapkan beragam, mulai dari Rp.150 Ribu hingga Rp. 250 Ribu per calon mahasiswa. 
Di  Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bangko misalnya, untuk menjaring mahasiswa baru tahun ini, pihak kampus menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp.150 ribu. Menurut Ketua Panitia penerimaan mahasiswa baru (PMB) STAI, Nuzli, jumlah tersebut turun dari tahun sebelumnya.
‘’Tahun lalu Rp. 200 Ribu, tapi tahun ini setelah melalui rapat internal kampus, akhirnya diputuskan biaya pendaftaran Rp. 150 Ribu,” kata Nuzli.
Jumlah yang sama juga ditetapkan Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bangko yang berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan Merangin (YPM). Ketua PMB STKIP, Yusrizal mengatakan hasil kesepakatan internal STKIP menetapkan biaya pendaftaran mahasiswa baru sebesar Rp.150 ribu.
‘’Kami juga menetapkan biaya pendaftarannya sebesar Rp.150ribu,” tutur Yusrizal.
Sementara di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Merangin, pihak kampus memutuskan biaya pendafaran bagi calon mahasiswa Rp. 200 Ribu.  ‘’Uang pendaftaran mahasiswa baru di STIKes sebesar Rp. 200 ribu dan berlaku sama baik untuk kelas reguler mupun non reguler,” kata Juanda, ketua PMB Stikes Merangin.
Universitas Darul Ulum Jombang kampus Merangin, pada tahun ini menetapkan biaya pendaftaran berpariasi.  Untuk program Strata 1 (S1) dipungut Rp250 ribu, sementara   untuk program Pasca Sarjana (S2) ditetapkan Rp. 300 Ribu. ‘’Jumlah tersebut merupakan ketetapan dari Undar Jombang. Kami di Merangin tinggal meneruskannya saja,” kata Anggota Panitia PMB, Hendriadi.(top)

Jumat, 17 Mei 2013

STIKES Terima Mahasiswa Baru 2013/2014

0 komentar
 
JUANDA
BANGKO-Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Merangin sebagai satu-satunya yang membidangi ilmu kesehatan membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun ajaran 2013/2014.
Bahkan kampus yang terletak di jalan Bangko-Kerinci km 6 Desa Kungkai ini telah membuka PMB sejak 04 April 2013 lalu. Dan saat ini telah tercatat hampir 20 orang calon mahasiswa yang mendaftar.
Ketua STIKes Merangin Supeno melalui ketua panitia penerimaan mahasiswa baru, Juanda mengatakan penerimaan mahasiswa baru di STIKes Merangin telah dibuka dan hingga saat ini hampir 20 orang telah positif mendaftarkan diri di STIKes.
‘’Pendaftaran telah kita buka. Dan sudah ada juga yang mendaftar,” katanya.
Tahun ajaran 2013/2014 ini STIKes Merangin memiliki kuota 240 mahasiwa baru dengan yang terdiri dari enam kelas untuk dua jurusan yakni Prodi S-1 Kesehatan Masyarakat dan Prodi D-III Kebidanan.
‘’Kuota mahasiswa baru kita 240 orang untuk mengisi enam kelas yang tersedia,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, enam kelas itu terdiri dari tiga lokal untuk prodi D-III Kebidanan dan tiga lokal untuk Prodi S-1 Kesehatan Masyarakat. Sementara jumlah standar mahasiswa didalam satu ruang kelas berjumlah 40 orang.
‘’Jika kuota sudah mencukupi maka kita tidak akan buka lagi pendaftaran,” tuturnya.
Dia juga menjelaskan persyaratan untuk bisa mendaftarkan diri sebagai mahasiswa STIKes cukup mudah yakni lulusan dan memiliki ijazah SMA sederajat, tinggi minimal 148 cm, usia maksimal 24 tahun serta menyerahkan pas photo.
Sementara itu soal fasilitas di kampus dibawah naungan Yayasan haji Soeheily Qori ini juga lengkap. Mulai dari perpustakaan, asrama, lab komputer, lab kebidanan dan lainnya.
‘’Bagi mahasiswa baru kita sediakan asrama agar mereka bisa lebih banyak mengetahui apa itu STIKes dan bagaimana prospek kedepannya,” terangnya.
Juanda juga mengaku optimis akan banyak calon mahasiswa baru yang akan menjadi bagian dari STIKes Merangin. Pasalnya hingga saat ini telah banyak masyarakat yang mengunjungi STIKes mencari informasi.
‘’Apalagi sekarang ini kan belum ada informasi kelulusan siswa SMA. Nanti setelah ada pengumuman itu pasti banyak yang daftar,” pungkasnya.(top)

Kamis, 16 Mei 2013

Advetorial Wisuda STIKes Merangin 2013

0 komentar
41 Mahasiswa STIKes Diwisuda

BERTEMPAT di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Merangin, Selasa (14/5) kemarin dilaksanakan kegiatan wisuda 41 mahasiswa STIKes Program D-III Kebidanan melalui jalur khusus dan jalur umum.
Dalam acara yang berlangsung hikmat tersebut tampak hadir Perwakilan Pemkab Merangin, Ketua STIKes Merangin, Koordinator Kopertis Wilayah X, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, DPRD Merangin, Ketua dan Dewan Pembina Yayasan Haji Soeheily Qari, Unsur Muspida Merangin, Kadis, Kaban dan Direktur Rumah Sakit, Pimpinan perguruan Tinggi, para pejabat struktural di lingkungan STIKes Merangin, Peserta Wisuda, orang tua wisudawan dan undangan umum lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua STIKes Merangin, Supeno, SH.MH mengatakan mahasiswa yang diwisuda adalah yang telah menyelesaikan beban SKS yang diatur dalam Permendiknas nomor 323 tahun 2000 tentang penyusunan kurikulum dan penilaian hasil belajar mahasiswa.
‘’Kami ucapkan selamat kepada wisudawati dengan harapan bisa mengaplikasikan segala kemampuan ilmu kebidanan di tengah masyarakat luas,” pungkasnya.(top/adv)

Ketua STIKes Merangin, Supeno, SH.MH dan ketua Panitia Uli Rosita Hutagaul,S.ST
   
 




Para Undangan Yang Hadir
 
Menyanyian Lagu Wajib oleh Mahasiswi STIKes Merangin 
 
Para Wisudawati STIKes Merangin
 
Pembacaan Sumpah dan Janji Bidan
 
Penandatanganan Berita Acara
 
Penyerahan Berita Acara oleh Ketua STIKes kepada Kepala Dinkes Provinsi Jambi
 
saat meninggalkan ruang wisuda

41 Mahasiswa STIKes Diwisuda 2013

0 komentar
 
WISUDA: 41 wisudawati STIKes Prodi D-III Kebidanan saat photo bersama, selasa (14/5) kemarin di aula STIKes Merangin.
BANGKO-Bertempat di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Merangin, Selasa (14/5) kemarin dilaksanakan kegiatan wisuda mahasiswa STIKes Program D-III Kebidanan.
Dalam acara yang berlangsung hikmat tersebut tampak hadir Ketua STIKes Merangin, Koordinator Kopertis Wilayah X, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Anggota DPRD Merangin, Ketua dan Dewan Pembina Yayasan Haji Soeheily Qari, unsur muspida,  Pimpinan perguruan Tinggi, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua STIKes Merangin, Supeno, SH.MH mengatakan mahasiswa yang diwisuda adalah yang telah menyelesaikan beban SKS yang teratur dalam permendiknas nomor 323 tahun 2000 tentang penyusunan kurikulum dan penilaian hasil belajar mahasiswa.
‘’Mereka juga telah melaksanakan ujian secara ketat yaitu ujian ANC, Phantom dan KTI. Dan mereka yang berhak lulus adalah mahasiswa yang telah memiliki kemampuan secara kognitif, efektif dan psikomotor sesuai dengan tuntutan dunia kerja dewasa ini,” katanya.
Dia menambahkan, beberapa upaya STIKes untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada mahasiswa adalah merekrut  tenaga dosen dan kependidikan secara ketat dan selektif serta mengharuskan dosen untuk melaksanakan studi lanjut minimal S-2.
Disamping itu para dosen juga harus mengikuti pelatihan Apply Approach dan mengurus jabatan fungsional minimal asisten ahli sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen.
‘’Itu semua kami lakukan agar pendidikan yang diterima mahasiswa bisa lebih maksimal sehingga lulusan STIKes siap pakai di masyarakat,” ungkapnya.
Dia menambahkan, dengan penerapan itu diharapkan para mahasiswa yang telah dinyatakan lulus adalah mahasiswa yang benar-benar siap pakai serta mampu mengabdi kepada masyarakat dan dengan penuh tanggung jawab sebagai bidan yang profesional serta memiliki integritas yang tinggi.
‘’Khusus di Merangin ini, kami harap bidan yang telah lulus ini mampu bersinergi dengan pemerintah dalam pelayanan kepada masyarakat luas yang membutuhkan jasanya,” tuturnya.
Sementara itu ketua panitia wisuda, Uli Rosita Hutagaul, S.St mengatakan wisuda diikuti oleh 41 mahasiswa terdiri dari program jalur khusus dan jalur umum.
‘’Harapan kami para mahasiswa yang diwisuda bisa mengaplikasikan segala ilmu yang dimiliki selama di STIKes Merangin ditengah masyarakat luas secara profesional,” pungkasnya.
Sementara itu mahasiswa yang berhasil meraih nilai tertinggi adalah atas nama Masli Flora Sinurat dengan IPK 3,54.(top)

Selasa, 14 Mei 2013

123 Mahasiswa STIKes Ikuti Capping Day

0 komentar

CAPPING DAY : Mahasiswa STIKES Merangin Prodi D-III Kebidanan saat photo bersama.


BANGKO-Bertempat di Aula STIKes Merangin, Senin (13/5) kemarin dilaksanakan ceremonial capping day kepada 123 Mahasiswa angkatan XI tahun ajaran 2012/2013 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Merangin Program studi (Prodi) D-III Kebidanan.
Tampak hadir dalam acara itu Asisten III Setda Merangin, Sardianus,  Ketua STIKes Merangin, Supeno, Koordinator Kopertis X, Prof Dr Damsar, Perwakilan Dinas Kesehatan provinsi dan Kabupaten Merangin, Sekretaris Yayasan Haji Soeheily Qori, Dandim 0420 Sarko, Para Kepala Badan, Instansi dan Lembaga, Para orang tua mahasiswa serta para dosen dan karyawan STIKes Merangin.
Ketua Prodi D-III Kebidanan, Revi Novita dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan capping day merupakan salah satu persyaratan mahasiswa STIKes mengikuti program selanjutnya di kampus tersebut, termasuk didalamnya adalah praktek lapangan.
‘’Ada 123 mahasiswa prodi Kebidanan yang mengikuti capping day. Mereka telah memenuhi persyaratannya,” kata Revi.
Dia menjelaskan, untuk bisa mengikuti capping day tersebut para mahasiswa terlebih dahulu diwajibkan lulus ujian laboratorium Keterampilan Dasar Praktek Klinik (KDPK) dengan predikat nilai minimal B. setelah itu barulah para mahasiswa dipersilahkan mengikuti capping day.
‘’Jika mahasiswa tidak lulus ujian KDPK maka diberikan kesempatan lagi pada tahun depan bersama adik kelasnya,” tuturnya.
Dijelaskannya, prosesi seremonial capping day adalah pemasangan secara simbolis cap (topi) mahasiswa. Disamping itu juga dilaksanakan pengucapan janji Bidan yang mana salah satu poin yang penting adalah tidak mengumbar seluruh rahasia kebidanan dalam konteks klinik dan sistim pengajarannya.
Sementara itu Ketua STIKes Merangin, Supeno dalam sambutannya mengatakan sesuai dengan visi dan misi STIKes Merangin yaitu menjadi institusi yang terkemuka dalam bentuk tenaga kesehatan yang profesional dan berkarakter unggul mampu bersaing di tingkat Nasional tahun 2020. Maka pihak STIKes berkomitmen melanjutkan pendidikan yang tinggi.
‘’Sasaran utama kami adalah dapat menghasilkan lulusan yang profesional mampu menjawab permasalahan kesehatan dalam masyarakat ditunjang dengan lulusan yang memiliki sikap dan moral serta etika yang menjunjung tinggi nilai luhur agama, adat istiadat serta nilai luhur pancasila,” terangnya. (top)