Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label SD | MI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SD | MI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Agustus 2013

SDN 146 Mentawak. Merangin Atur Jadwal Belajar

0 komentar

SISWA : Tampak siswa-siswi SDN 146 Mentawak saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar disekolah.
BANGKO-Karena jumlah siswa yang terus meningkat membuat pihak SDN 146 Mentawak merasa perlu adanya penambahan ruang kelas baru. Pasalnya saat ini sudah tercatat 400-an siswa yang menimba ilmu disekolah itu sehingga jumlah rombongan belajar (rombel) yang mulanya 11 menjadi 13 rombel.  Sementara ruang kelas hanya ada enam.

Selasa, 27 Agustus 2013

Bangunan SDN 182 Peradun Temeras II, Muara Siau - Merangin, Mulai Rapuh

0 komentar

TALGAH
BANGKO-Kondisi SDN 182 Peradun Temeras II, kecamatan Muara Siau mulai memprihatinkan. Pasalnya sekolah yang baru menerima bantuan pembangunan pada tahun 2011 itu,  selain pengerjaannya kala itu tidak selesai, juga saat ini kondisi bangunan mulai rapuh.

Rabu, 21 Agustus 2013

di Merangin, Kurikulum 2013 masih uji coba

0 komentar
BANGKO-Perubahan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ke Kurikulum 2013 belum terlaksana dengan baik. Di Kabupaten Merangin kurikulum terbaru ini masih dalam tahap uji coba.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Merangin, Bastari, melalui Kasi Pembinaan SD, Cecep Arken, hanya ada tiga SD di Merangin yang mulai memberlakukan kurikulum 2013, itupun masih dalam tahap uji coba. SD tersebut yakni SDN 115 Bangko, SDN 89 Sungai Manau dan SDN 117 Renah Pembarap.

Selasa, 20 Agustus 2013

Haris Cari Solusi Terkait Konfik Lahan SDLB Bangko.

0 komentar

BELUM TUNTAS: Polemik kepemilikan lahan SDLB Bangko yang hingga kini masih terus berlanjut. Tampak kondisi lahan yang terbangkalai, sejak masalah ini mencuat.
BANGKO-Bupati Merangin, Al Haris, akan menemui banyak persoalan yang butuh penyelesai cepat selama masa kerjanya hingga 2018 mendatang. Salah satunya terkait dengan konflik kepemilikan lahan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di Desa Kungkai, Kecamatan Bangko.
    Hampir dua tahun belakangan, siswa dan guru SDLB sudah tidak menempati gedung sekolah mereka. Hal ini dipicu oleh masalah kepemilikan tanah dilahan tersebut.

Kamis, 25 Juli 2013

SDN 1 Bangko, Merangin Persiapan Pesantren Kilat

0 komentar

RUTIK GUSTI AYU
BANGKO-Telah menjadi agenda tahunan mayoritas sekolah di Indonesia melaksanakan kegiatan pesantren kilat tiap bulan suci Ramadhan yang bertujuan dasar meningkatkan pendekatan diri umat kepada Tuhannya.
Program positif itu juga terjadi di Merangin, salah satu sekolah yang antusias menyambut pesantren kilat adalah SDN 1 Bangko.  Sekolah yang terletak persis di jantung kota Bangko ini punya program unik dalam pelaksanaan pesantren kilat.

Senin, 22 Juli 2013

SD 42 Rantau Alai Batang Masumai Kekurangan Kelas

0 komentar

M Khotib
BANGKO-Banyaknya siswa di Sekolah Dasar (SD) 42 Desa Rantau Alai membuat sekolah ini kewalahan. Pasalnya, dengan 146 lebih siswa yang ada, sekolah ini hanya memiliki enam ruangan belajar, itu sudah termasuk ruangan kantor dan guru.

Senin, 08 Juli 2013

SDN Bangko Barat, Merangin Seragamkan Buku

0 komentar

YULISMAN
BANGKO-Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Pendidikan Kecamatan Bangko Barat, Yulis, berencana untuk menyaragamkan buku paket untuk sekolah dasar (SD) yang berada diwilayah kerjanya. 
‘’Tahun lalu sekolah bebas memilih buku pegangan siswa sehingga ada kesan tidak tertatanya materi pelajaran yang diterima siswa. Makanya tahun ini kami rencanakan akan menyeragamkan buku panduan itu untuk mencapai tata nilai pendidikan yang sama antar sekolah,” katanya.

Tanpa Melalui Disdik Merangin, Empat SD Dapat BSM

0 komentar

BANGKO-Bantuan siswa Miskin (BSM) yang biasanya disalurkan melalui dinas pendidikan (Disdik) Merangin, tapi tidak untuk empat Sekolah Dasar di kecamatan Bangko Barat. Empat SD yakni, SDN 62 Bedeng Rejo, SDN 116 Pulau rengas, SDN 4 Pulau Rengas I, dan SDN 75 Pulau Rengas III, justru berhasil mendapatkan bantuan dana pusat, dengan bantuan salah satu partai politik. Dari empat SD tersebut, tercatat 246 orang siswa SD yang medapat bantuan. Untuk satu orang siswa dibantu Rp. 360 Ribu.

Selasa, 25 Juni 2013

Disdik Harap Dua Sekolah Bersabar | Pasca Kebakaran di SDN 194 dan SDN 190.

0 komentar

KEBAKARAN : Bangunan SDN 190 Merangin saat terjadi kebakaran beberapa waktu lalu
BANGKO-Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin mengharapkan kepada dua Sekolah Dasar (SD) yakni SDN 194 Desa Tambang Emas Kecamatan Pamenang Selatan dan SDN 190 Mampun Baru Desa Pulau Tujuh Kecamatan Pamenang Barat bersabar. Pasalnya hingga saat ini ajuan pembangunan sekolah pasca kebakaran yang dialami ke dua sekolah tersebut masih dalam proses.

Senin, 24 Juni 2013

SDN 194 Desa Tambang Emas Korban Kebakaran harapkan perhatian Disdik Merangin

1 komentar
SDN 194 : Kondisi SDN 194 saat kebakaran beberapa waktu lalu
.
BANGKO-SD 194 Desa Tambang Emas Kecamatan Pamenang selatan yang mengalami kebakaran pada 09 Maret 2013 lalu hingga kini kondisinya masih memprihatinkan. Pasalnya hingga sekarang belum ada upaya pembangunan dari pihak terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin.
Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Pendidikan Kecamatan Pamenang Selatan, Siswoyo mengatakan akibat belum adanya bantuan tersebut pihak sekolah harus meminjam ruang musholla disekitar sekolah untuk aktifitas kegiatan belajar mengajar.

Kamis, 20 Juni 2013

Pamenang Selatan Kekurangan Guru PNS

0 komentar
SISWOYO
BANGKO-Kekurangan tenaga pengajar (Guru) berstatus PNS dirasakan oleh pihak Sekolah Dasar di Kecamatan Pamenang Selatan. Bahkan ada beberapa SD dikecamatan itu yang hanya memiliki satu orang guru PNS. Hal itu diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Pendidikan Kecamatan Pamenang Selatan, Siswoyo.
Dikatakannya kekurangan guru PNS diwilayahnya telah berlangsung lama. Namun ajuan untuk mendapatkan tambahan guru PNS atau mengusulkan guru honor sebagai PNS belum terlaksana hingga sekarang ini.
‘’Sudah lama kami masih kekurangan guru yang berstatus PNS,” katanya.
Menurut Siswoyo, dengan adanya kekurangan guru PNS diwilayahnya acap kali mengganggu proses belajar mengajar (PBM) disekolah. ‘’Juga pengawasan menjadi kurang,” imbuhnya.
Dia menginformasikan ada satu SD di Pulau Bayur yakni SD 141. Disekolah ini hanya ada satu orang guru PNS yang merangkap sebagai kepala sekolah.
‘’SD 141 Pulau Bayur hanya ada satu orang PNS nya yakni kepala sekolah itu sendiri. Selebihnya guru honor sekolah,” tuturnya.

Rabu, 12 Juni 2013

SDN 115 Daftarkan Siswa Secara Kolektif

0 komentar
 
PENGUMUMAN : Siswa SD saat pengumuman kelulusan UN beberapa waktu lalu
BANGKO-Agar siswa yang baru tamat bisa mudah untuk mendaftar ke jenjang SMP, di SDN 115 menerapkan program baru yakni mendaftarkan siswa secara kolektif ke sekolah yang mereka pilih. Demikian dikatakan Kepala SDN 115 Bangko, Yulsepsi, kepada koran kemarin. Ia menjelaskan program itu sudah dibahas dengan komite dan orang tua siswa beberapa waktu lalu.
‘’Untuk mempermudah siswa maupun orangtuanya maka kami adakan pendaftaran SMP sederajat secara kolektif,” kata Yulsepsi.
Dia menjelaskan ada 111 orang siswa disekolah itu yang dinyatakan lulus tahun ini. Dari jumlah siswa tersebut, bagi yang akan melanjukan pendidikan di dalam Kota Bangko maka akan didaftarkan langsung oleh pihak SD.
‘’Kemungkinan besar banyak yang akan menyambung pendidikan di SMP 4 dan SMP 1 Merangin. Soalnya disekolah itu rayon kami. Dan ada juga beberapa orang siswa yang akan menyambung ke MTsN Bangko,” ungkapnya.
Menurutnya dengan sistim pendaftaran kolektif tersebut selain mempermudah siswa juga tidak merepotkan. Pasalnya tiap berkas siswa yang ingin mendaftarkan diri telah dipersiapkan pihak sekolah.
‘’Apalagi dengan usia siswa yang tergolong masih sangat muda ini. Bisa jadi mereka kebingungan saat ingin mendaftarkan diri disekolah yang dituju. Dan kemungkinan juga orang tua mereka sibuk makanya kami adakan pendaftaran kolektif tersebut. Yang mana siswa didata kemudian perwakilan dari kami mendaftarkan siswa kesekolah yang dimaksud,” terangnya.
Namun bagi siswa yang memilih sekolah yang terletak jauh dari pusat kota Bangko atau diluar rayon maka pendaftaran diserahkan kepada orang tua siswa itu sendiri. ‘’Bagi yang ingin pindah rayon atau mungkin pindah kabupaten maka mereka mendaftar sendiri,” pungkasnya.(top)

Senin, 10 Juni 2013

SDN 282 kehabisan Dana | Pembangunan Musholla Nurul Fallah tertunda

0 komentar

MUSHOLLA : Awal Proses Pembangunan Musholla Nurul Fallah, Februari 2013 lalu.
BANGKO-Rencana SDN 282 Bangko untuk melaksanakan berbuka puasa bersama saat bulan Ramadhan 2013 di mushola mereka yang baru sepertinya akan tertunda. Pasalnya musholla yang dinamakan Nurul Fallah, dibangun atas dana swadaya hingga sekarang belum rampung pembangunannya.
Kepala SDN 282 Bangko, Sri Ratna Dewi mengatakan terhambatnya pembangunan musholla itu karena salah perhitungan budget bahan, yang mana harga bahan saat mula dibangun dulu berbeda dengan harga yang berlaku saat ini.
‘’Kita tengah menuju tahap pembangunan rangkaian kuda-kuda bagian atap, sementara pondasi, dinding telah rampung semua. Nah untuk kayu dulu kami hitung hanya Rp.3 juta sementara sekarang harganya sudah Rp.8 juta,” kata Sri Ratna Sabtu (8/6).
Maka dari itu, pihaknya saat ini tengah mencari solusi pendanaan agar musholla yang mulai dibangun pada Februari 2013 lalu ini bisa dirampungkan sesuai dengan desain dan fungsi yang diinginkan.
‘’Kita telah coba cari informasi untuk bisa mendapatkan bantuan dana tambahan agar musholla bisa terus dilanjutkan pembangunannya,” tuturnya.
Musholla Nurul Fallah yang berukuran 15 x 20 meter persegi ini menurut pihak sekolah cukup besar. Karena itu mereka telah mewacanakan untuk melibatkan warga sekitar sekolah agar mau memberikan bantuan baik moril maupun materil agar pembangunan musholla tetap berlanjut. Pasalnya diwilayah itu belum ada musholla warga.
‘’Bahkan kita telah berencana agar musholla ini bukan saja mushola sekolah namun dikembangkan menjadi musholla warga agar memiliki fungsi yang sebenarnya yaitu tempat beribadah. Dengan begitu pembangunan musholla dapat sesegera mungkin terlaksana dengan cepat, juga memfasilitasi warga sekitar karena diwilayah ini belum ada mushollanya,” terangnya.
Ditambahkan Sri Ratna ‘’Lokasinya juga mudah terjangkau warga. Jadi jika telah menjadi milik bersama otomatis amal ibadah para siswa bahkan siapapun yang telah memberikan bantuan untuk pembangunan musholla ini bisa diterima oleh Allah SWT, dan terus mendapatkan rezeki yang berlimpah,” pungkasnya.(top)

SDN 115 Bangko Raih Nilai UN Tinggi Tahun 2013

0 komentar
 
NILAI : Kepala SDN 115 bersama Alfa Rizki Pradana Peraih Nilai Tertinggi UN SD 2013.
BANGKO-Pengumuman hasil kelulusan Ujian Nasional (UN) siswa SD dan MI sabtu (8/6) lalu, dan hasilnya seluruh siswa SD dan MI di Merangin dinyatakan lulus dengan nilai yang memuaskan.
    SDN 115 Bangko meraih nilai tertinggi pada pelaksanaan UN tahun 2013. Hal tersebut diungkapkan Kasi Pendidikan SD Cecep Arken, mengatakan untuk peraih nilai tertinggi di Merangin dipegang siswa SDN 115 Bangko yang bernama Alfa Rizki Pradana dengan perolehan nilai 9,60.
‘’Untuk nilai tertinggi dipegang oleh SDN 115 Bangko, sementara nilai terendah belum bisa kita informasikan karena harus melalui pengecekan persekolah,” kata Cecep.
Kepala SDN 115 Yulsepsi, membenarkan hal tersebut dan dirinya mengaku bangga dengan hasil yang dicapai siswanya karena rata-rata memperoleh nilai yang tinggi melebihi nilai sekolah.
‘’Kami pihak sekolah bangga dengan keberhasilan siswa siswi kami dalam UN 2013 ini. Nilai mereka banyak yang tinggi bahkan melebihi Nilai Sekolah (NS),” Kata Asep.
 ‘’Saya baru tahu jika nilai siswa kami yang bernama Alfa Rizky Pradana itu tertinggi di Merangin. Jika memang begitu maka itu suatu anugerah tersendiri bagi sekolah kami,” tambahnya.
Menurut Yulsepsi, Alfa Rizki selama sekolah memang merupakan siswa teladan dan kerap mendapatkan prestasi dalam bidang ilmu pengetahuan. ‘’Rizki juga memiliki sifat kedewasaan dan anaknya pendiam,” imbuh Asep.
Ditanyakan siswa disekolahnya banyak yang mendapatkan nilai tinggi, Yulsepsi menceritakan hal itu tidak lepas dari kegigihan pihak sekolah, para guru yang berkomitmen tinggi untuk mutu pendidikan siswa mereka.
‘’Tidak lepas dari peranan majelis guru yang membimbing siswa sehingga bisa mendapatkan nilai yang memuaskan ini. Kedepannya tetap akan diteruskan,” tuturnya.
Yulsepsi juga mengatakan bahwa pihaknya tidak melakukan tindakan mendongkrak nilai sekolah siswa dengan tujuan untuk mempermudah siswa lulus. Hal itu terbukti dengan hasil Nilai UN lebih tinggi dari hasil nilai sekolah.
‘’NS kami murni sesuai dengan kemampuan siswa, tidak didongkrak dengan maksud agar masyarakat kagum dengan sekolah ini. Namun yang ditingkatkan adalah rasa tanggung jawab untuk memberikan pendidikan yang penuh dan ikhlas agar siswa lebih memahami setiap mata pelajaran yang diajarkan,” pungkasnya.(top)

SDN 88 Tingkatkan Apresiasi Seni | Sering Wakili Provinsi

0 komentar
 
SENI: Pementasan Paduan Suara SDN 88 Bangko Saat Sebuah Acara, Sabtu (8/6) lalu.
BANGKO-Mengapresiasi karya seni merupakan landasan pokok dalam mempelajari wawasan seni budaya. Disekolah, selain untuk memperluas pengetahuan tentang seni siswa juga diajak untuk mendekatkan diri dengan seni sehingga prestasi demi prestasi bisa teraih dan mengharumkan nama sekolah.
Hal itulah mendasari SDN 88 Bangko yang siswanya kerap mendapatkan kesempatan untuk mewakili kecamatan Bangko, kabupaten Merangin bahkan provinsi Jambi pada ajang perlombaan maupun exhibition art.
Kepala SDN 88 Bangko Lopiah, mengatakan ada perlakuan ekstra bagi siswa-siswi yang memiliki talenta seni, prestasi mata pelajaran umum ataupun skill khusus dalam berbagai bidang. Perlakuan ekstra itu bermaksud pihak sekolah membimbing secara maksimal agar talenta maupun skill siswa tersebut bisa lebih terarah dan memiliki nilai yang berarti.
‘’Kita sangat memperhatikan talenta yang siswa miliki disegala bidang. Dengan perlakuan itu otomatis bakat yang dimiliki siswa tidak akan terhapus atau hilang begitu saja, namun sebaliknya lebih terasah sehingga prospek mereka ditengah masyarakat kelak bisa lebih menonjol dan berprestasi,” kata Lopiah.
Berbicara soal talenta kesenian, Lopiah menginformasikan tidak sedikit siswa disekolah itu yang telah mengharumkan nama kabupaten Merangin bahkan provinsi Jambi. Bahkan ditingkat provinsi, kata Lopiah nama SDN 88 Bangko cukup diperhitungkan.
‘’Saat ini kita lebih cenderung pada seni rupa, di tingkat provinsi Jambi itu, jika utusan dari Kabupaten Merangin mereka langsung menebak dari bahwa siswa berasal dari SDN 88 Bangko,” tuturnya.
Lopiah juga menginformasikan bahwa tahun 2012 lalu siswa di sekolahnya telah mewakili provinsi Jambi pada ajang FL2SN tingkat Nasional di Lombok. Dan pada tahun 2013 ini sekolah itu juga mewakili provinsi Jambi pada ajang yang sama bertempat di Medan.
‘’Ada satu orang siswa kami lagi bernama Imam, dia mewakili provinsi Jambi pada FL2SN tingkat Nasional di Medan. Acara berlangsung pada 16-18 Juni 2013 ini,” pungkasya.(top)

Kamis, 16 Mei 2013

Kepsek SDN 253 Bakal Diperiksa

0 komentar
BANGKO-Dugaan pungutan liar (pungli) dengan dalih untuk biaya jalan jalan bagi siswa kelas VI di SDN 253 Bangko, mendapat sorotan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin. Bahkan dalam waktu dekat pihak Disdik akan memeriksa kebenaran informasi tersebut. Bila demikian, maka Kepala SDN 253, Junaida juga turut diperiksa.

Kadisdik Merangin Akhmad Bastari melalui Kabid Dikdas, Juanda mengaku geram dengan ulah pihak SDN 253 itu. Menurutnya jika seluruh sekolah menerapkan hal sedemikian rupa maka akan banyak masyarakat yang menuding pihak sekolah hanya mencari keuntungan semata. ‘’Terus terang tadi, (kemarin,red) saya sudah mau berangkat ke SDN 253 itu untuk menanyakan kebenaran pemberitaan. Namun karena ada suatu hal yang mendadak maka besok (hari ini, red) saya akan kesana,” kata Juanda, Rabu (15/5) kemarin di ruang kerjanya.

Dipungut Rp.400 Ribu per Siswa

0 komentar
Orang Tua Siswa di SDN 253 Mengeluh
 
SISWA : Siswa SDN 253 saat aktivitas disekolah, beberapa waktu lalu.

BANGKO-Rencana touring siswa kelas VI di SDN 253 Bangko, menuai protres bagi kalangan orang tua siswa. Pasalnya biaya touring yang direncakan ke Bukit Tinggi, Sumatera Barat itu dinilai terlalu membebani orang tua siswa. Pihak sekolah menetapkan biaya touring bagi siswa yang ikut Rp.400 orang. Bagi siswa yang tidak ikut tetap dipungut Rp. 200 Ribu per orang. Sehingga keputusan pihak sekolah sangat dikeluhkan oleh orang tua siswa.

Selasa, 14 Mei 2013

Sekolah Optimis Siswa Lulus 100 Persen

0 komentar
 
UN : Siswa SDN 2 Bangko saat mengikuti UN beberapa waktu lalu.
BANGKO-Setelah mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat SD beberapa waktu lalu. Pihak sekolah saat ini tinggal menunggu  hasil pengumuman kelulusan yang akan diumumkan pada awal Juni mendatang melalui keputusan Disdik Provinsi Jambi kepada Disdik Merangin. 
Seperti diungkapkan kepala SDN 2 Bangko, Misrofa, dirinya optimis siswanya lulus semua dalam UN tahun 2013 ini. Lantaran pihak sekolah melihat nilai Ujian Akhir Sekolah (UAS) siswa sangat memuaskan, untuk dikalkulasikan dengan nilai UN siswa.
‘’ Kita telah melaksanakan persiapan semaksimal mungkin terhadap siswa untuk melaksanakan UN. Dan melihat hasil UAS siswa yang memuaskan ditambah dengan nilai UN siswa, kita yakin siswa bisa lulus,” katanya.
Dikatakannya, siswa yang mengikuti UN di SDN 2 Bangko berjumlah 92 orang. Sementara nilai standar yang ditentukan pihak sekolah adalah Bahasa Indonesia 3,23 Matematika 3 dan IPA 3.
‘’Dengan penentuan standar kelulusan tersebut, kita sudah tau kemampuan siswa kita. Sebab itulah kita optimis sekali siswa lulus semua,” tuturnya.
Hal senada juga diungkapkan kepala SDN 253, Junaida, dengan nilai standar kelulusan siswa juga tidak jauh berbeda dengan sekolah lainnya.
‘’Kita ambil nilai terendah siswa sebagai standar kelulusan minimal. Dengan begitu saat nilai UN minim maka nilai standar ini akan membantu mereka,” kata Junaida.
Siswa SDN 253 yang mengikuti UN tahun ajaran 2012/2013 berjumlah 87 orang.
‘’Sebelumnya tidak pernah ada siswa kami yang tidak lulus UN. Karena selain kami telah mempersiapkan mereka dengan optimal jauh hari menjelang UN, juga tidak wajar jika mereka tidak lulus karena mereka itu wajib belajar sembilan tahun,” pungkasnya.(top)


Selasa, 07 Mei 2013

Tiga Siswa SDLB ikut UN

0 komentar

SDLB : Siswa SDLB saat mengikuti UN 2013. Pelaksanaan UN di SDLB hampir sama dengan UN sekolah umum lainnya. Salah satunya dengan adanya pengawas silang.


BANGKO-Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SD tidak hanya diikuti oleh SD ataupun Madrasah Ibtidayah (MI) saja. Pasalnya Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di Bangko juga turut serta mengikutkan tiga orang siswanya dalam pelaksanaan UN 2013 ini.
Kepala SDLB, Walyana mengatakan, tidak ada perbedaan mencolok antara pelaksanaan UN SD umum dan UN SDLB. Bahkan jumlah butir soal yang tertera juga tidak ada perbedaan hingga pengawasan silang juga diterapkan di sekolah ini.
        ‘’Hampir tidak ada perbedaan proses UN kami dengan UN sekolah umum lainnya,” kata Walyana, Senin (6/5) kemarin.
        Dia menjelaskan, tahun ini hanya ada tiga orang siswa SDLB yang mengikuti UN. Tiga orang tersebut saat ini menderita tuna rungu sehingga soal yang dikerjakannya sama saja dengan soal sekolah umum.
        ‘’Yang ikut UN tahun ini hanya tuna rungu. Kalau ada tuna netra itu baru soal UN nya beda,” tuturnya.
        Menurut Walyana, perbedaan pelaksanaan UN SDLB dan sekolah umum adalah pada indikator proses UN. Hal itu karena selama UN para siswa harus ada pembimbingnya dengan bentuk bahasa isyarat.
        ‘’Yang jelas harus ada pembimbingnya. Kan mereka ini tidak bisa mendengar. Jikapun membaca mereka tidak mengerti. Maka dari itu seorang guru harus ada di depan kelas bertugas memberikan penjelasan soal,” jelasnya.
        Ketika ditanyakan adakah kemungkinan terjadi kecurangan UN di SDLB karena hanya siswa dan guru saja yang mengerti bahasa isyarat itu. Walyana membantahnya.
        Menurut Walyana, pihaknya juga tidak akan menunjukkan jawaban kepada siswa karena hal tersebut tidak akan mendidik siswa menjadi lebih baik dan justru memberikan pendidikan yang buruk kepada siswa tersebut.
        ‘’Ya memang benar sangat bisa terjadi kecurangan karena para pengawas pasti tidak tahu apa yang tengah siswa dan guru perbincangkan dengan bahasa isyarat itu. Tapi kami juga tidak ingin menunjukkan jawaban kepada siswa. Karena akan berdampak buruk pada perkembangan siswa itu sendiri. Yang jelas harus jujur lah,” pungkasnya.(top) 
       

35 Siswa SDN 51 siap ikuti UN

0 komentar
 
NASUTION



BANGKO-35 siswa SDN 51 Pulau Baru kecamatan Batang Masumai dipastikan mengikuti Ujian Nasional (UN) SD tahun ajaran 2012/2013, hari ini (6/5). Penetapan jumlah peserta telah melalui berbagai tahapan dan berdasarkan Daftar Peserta Tetap (DPT) dari pusat.
Kepala SDN 51, Nasution mengatakan selama tahun ajaran 2012 itu tidak ada pengurangan maupun penambahan jumlah siswa peserta. ‘’Jumlah siswa peserta yang ikut UN besok (hari ini, red) sebanyak 35 orang. Jumlah itu sama sejak awal tahun ajaran 2012 lalu,” katanya.
Menurut Nasution, pihaknya meyakini siswa disekolah itu mampu menyelesaikan seluruh soal UN yang diberikan mengingat sebelumnya pihak sekolah telah mempersiapkan siswa dengan maksimal.
‘’Kita telah berupaya mempersiapkan siswa dengan maksimal menghadapi UN tahun 2013 ini. Hasilnya selama ini memuaskan,” ungkapnya.
Persiapan yang dilaksanakan pihak sekolah kepada siswa adalah dengan mengadakan les sore, ujian tertulis, Ujian Akhir Sekolah, pendidikan ekstra dan lainnya dengan tujuan membuka kembali wawasan siswa terhadap pelajaran lama.
‘’Dengan adanya les sore maupun kegiatan ekstra lainnya diharapkan wawasan siswa terhadap pelajaran terdahulu bisa terasah kembali dan dituangkan pada UN tahun 2013 ini,” tuturnya.
Nasution juga mengatakan, pihak sekolah juga kerap memberikan kisi-kisi soal UN melalui media jejaringan sosial (internet). Menurutnya pelajaran tersebut berguna untuk kemajuan siswa itu sendiri dan para guru yang membinanya.
‘’Gudang ilmu untuk diberikan kepada siswa itu tidak terbatas. Baik dari buku maupun media lainnya. Yang jelas tujuannya adalah mengasah terus kemampuan daya ingat serta kualitas mutu pendidikan siswa itu sendiri,” pungkasnya.(top)