Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label SMP | MTs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMP | MTs. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Agustus 2013

SMP 43 Merangin Butuh Sarana Olahraga

0 komentar

SMP 43 : Tampak siswa SMPN 43 tengah mengikuti mata pelajaran olahraga futsal.
BANGKO-Antusias siswa SMPN 43 terhadap pelajaran Pendidikan Jasmani (Penjas) disekolah itu cukup tinggi. Pantauan koran ini dilapangan tampak siswa dan siswi melaksanakan kegiatan olahraga dengan serius mengikuti instruksi guru.
Namun hal itu tidak dibarengi dengan kondisi lapangan khususnya untuk kegiatan olahraga Bola Basket. Yang mana hingga saat ini lantai lapangan masih dari tanah.

Senin, 19 Agustus 2013

Ratusan Siswa Merangin Ikuti Upacara HUT RI Ke-68

0 komentar

UPACARA : Para siswa saat menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam upacara bendera HUT RI ke 68, Sabtu (17/8) kemarin.
BANGKO-Meskipun baru masuk sekolah perdana pada jumat (16/8) setelah melalui libur hari raya idul fitri 1434 hijriah, tidak mematahkan semangat ratusan siswa tingkat SMP dan SMA sederajat untuk mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT RI) Ke-68 yang berpusat di lapangan KONI Bangko.
Pantauan Merangin Ekspres dilapangan tampak semangat siswa mengikuti upacara kemerdekaan hingga selesai.

Senin, 22 Juli 2013

SMPN 13 Merangin Pertahankan Visi Misi Sekolah

0 komentar

SMPN : Kepala SMPN 13 Merangin saat menyerahkan hadiah kepada siswanya, beberapa waktu lalu.
BANGKO-Semenjak berdiri pada tahun 1984, SMP N 13 Merangin telah tiga kali berganti nama. Mulanya sekolah yang terletak di desa Sungai Kapas itu bernama SMP N 3 Pamenang kemudian berganti nama  SLTP N 4 Bangko, berganti lagi SMP N 4 Bangko dan terakhir menjadi SMP N 13 Merangin.

MTsN Bangko Tingkatkan Minat Baca Siswa

0 komentar

BACA : Para siswi MTsN Bangko saat aktifitas membaca dalam ruang perpustakaan, Selasa (16/7) kemarin
BANGKO-Buku adalah jendela ilmu. Itulah salah satu pedoman yang dipegang Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bangko. Pantuan Koran ini disekolah yang terletak di kelurahan pasar atas Bangko itu, ketika perpustakaan mulai di buka antusias siswa yang ingin membaca maupun meminjam buku cukup tinggi.
Kepala MTsN Bangko, Anwar Rasyid melalui pegawai perpustakaan, Erma Sopyati mengatakan antusias siswa yang gemar membaca di sekolah tersebut mengalami peningkatan tiap tahunnya.

Ramadhan, SMP IT Dhuaffa Merangin Dapat Berkah

0 komentar

BERKAH : Tampak salah seorang tokoh masyarakat ketika bersilaturahmi dengan siswa SMP IT Dhuaffa, Beberapa waktu lalu
BANGKO-Seperti sudah menjadi tradisi ketika bulan Suci Ramadhan tiba maka masyarakat berlomba memberikan bantuan kepada para dhuaffa ataupun pakir miskin dengan alasan beramal di bulan tersebut maka pahalanya akan berlipat ganda.

MTsS SMQ Bangko Butuh Pagar

0 komentar

ARMAIN
BANGKO-Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTs) Syekh Maulana Qari (SMQ) Bangko atau lebih dikenal dengan pondok pesantren SMQ yang terletak di desa Titian Teras kecamatan Batang Masumai saat ini kondisi gedungnya tidak tertata dengan baik. Pasalnya gedung tersebut belum memiliki pagar sehingga ketika tidak ada aktifitas belajar mengajar tidak sedikit hewan ternak ataupun masyarakat yang bermain diwilayah itu.

Jumat, 05 Juli 2013

Santri MTs SMQ Bangko, Merangin Meningkat

0 komentar

ARMAIN 
BANGKO-Meskipun telah ada 100 lebih santri baru yang mendaftar di pondok pesantren (Pontren) tingkat MTs Syekh Maulana Qori (SMQ) Bangko, namun pihak madrasah masih membuka kesempatan kepada masyarakat yang mau anak mereka menimba ilmu di Pontren yang terletak di Desa Titian Teras kecamatan Batang Masumai itu.
Kepala MTsS SMQ, Armain mengatakan tidak dibatasinya penerimaan santri baru dimadrasah tersebut selain karena kuota ruang belajar yang masih banyak juga didasari pendirian Pontren SMQ adalah memberikan pendidikan kepada masyarakat khususnya bidang keagamaan.
‘’Sebenarnya jumlah rombel yang kami sediakan ada 15 rombel, sementara yang daftar baru 100 orang. Jadi kesempatan masih terbuka bagi masyarakat yang ingin menyekolahkan anak mereka disini. Selain itu awal berdirinya pontren ini adalah mengabdi kepada masyarakat dalam bentuk pendidikan agama islam,” kata Armain, Kamis (4/7) kemarin.

Kamis, 04 Juli 2013

MOS, SMP IT Dhuaffa Merangin Gelar Kerja Bakti

0 komentar

GORO: Siswa SMP IT Dhuafa saat kerja bakti di Pemakaman Umum, Rabu (3/7) kemarin.

BANGKO-Masa Orientasi Siswa (MOS) adalah kegiatan pengenalan siswa terhadap lingkungan sekolah. Pelaksanaannya pun biasanya diselenggarakan disekolah dengan melibatkan panitia dari guru maupun koordinator kakak kelas yang memberikan informasi ataupun materi.
Sementara itu, dengan memanfaatkan moment MOS, 90 orang siswa baru SMP Islam Terpadu (IT) Dhuaffa melaksanakan kerja bakti membersihkan pemakaman umum yang terletak di kelurahan Pasar Atas Bangko, Rabu (3/7) kemarin.

Minggu, 30 Juni 2013

SMPN 49 Merangin Kekurangan Siswa

0 komentar

RICKY NELSON
BANGKO-SMPN 49 Merangin yang terletak di Desa Pulau Baru tiap tahunnya selalu mengeluhkan kekurangan siswa. Pasalnya selain angka kelulusan SD pendukung di wilayah itu sedikit, juga orientasi masyarakat menyekolahkan anak mereka lebih menjurus kepada bidang ilmu keagamaan seperti Pesantren dan/atau Madrasah Tsanawiah.
 
Kepala SMPN 49, Ricky Nelson mengatakan hingga menjelang pendaftaran ulang ini baru 15 orang tercatat sebagai siswa baru disekolah tersebut sehingga pihak sekolah tidak melaksanakan seleksi Penerimaan Siswa Baru (PSB).

Kamis, 27 Juni 2013

MTsN Bangko Perketat Tes PSB TA 2013/2014

0 komentar
ANWAR RASYID
BANGKO-Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bangko, kamis (27/6) kemarin melaksanakan tes seleksi Penerimaan Siswa Baru (PSB) secara ketat.
Kepala MTsN Bangko, Anwar Rasyid mengatakan penyeleksian yang ketat tersebut bertujuan untuk melihat kemampuan siswa baru yang akan menimba ilmu disekolah yang terletak di Kelurahan Pasar Atas Bangko itu.
‘’Untuk meningkatkan kualitas ilmu pendidikan di MTsN Bangko maka kami melaksanakan tes seleksi PSB dengan ketat,” katanya.

Selasa, 25 Juni 2013

SMP 43 Masih Buka PSB

0 komentar

ISMALINDA
BANGKO-SMP 43 Merangin yang terletak di Kecamatan Nalo Tantan masih membuka pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2013/2014 ini. Pasalnya dari kuota 150 kursi yang dipersiapkan pihak sekolah,  baru terisi 100 orang calon siswa baru.
Kepala SMP 43 Merangin, Ismalinda mengatakan untuk mengisi kekosongan tersebut pihaknya akan terus menerima siswa baru meskipun jadwal pendaftaran resmi ditutup.

Jumat, 14 Juni 2013

SMP Dhu’afa Merangin Selektif Menerima Siswa Baru TA 2013/2014

0 komentar
 
NEDIUS KURNIA
BANGKO-Kepala SMP IT Dhu’afa sekaligus Ketua Yayasan Dhu’afa, Nedius Kurnia, mengatakan jika tidak dilakukan seleksi dikhawatirkan ada siswa yang tidak layak masuk di sekolah tersebut.

‘’SMP Dhu’afa memang dirancang khusus bagi siswa tidak mampu dalam artian biaya sekolah. Kami tetap melakukan seleksi penerimaan siswa baru, karena bisa saja ada oknum tertentu yang memanfaatkan fasilitas sekolah ini,” katanya.

Untuk mengkroscek data siswa baru yang akan mendaftarkan diri ke SMP Dhu’afa, pihak sekolah membentuk tim yang langsung turun ke lokasi guna mengetahui kebenaran data siswa tersebut.

‘’Kami memiliki tim yang ditugaskan turun ke lokasi mengecek benar ataukah tidaknya data seorang siswa yang ingin bersekolah di SMP Dhu’afa ini. Jika tidak benar maka kami tidak bisa menerimanya,” ungkapnya.

Bahkan menurut Nedius, pihaknya juga memberlakukan surat pernyataan kepada siswa maupun wali murid keterangan tidak mampu, pada saat pendaftaran. Jika data siswa tersebut tidak benar maka wali siswa dapat dituntut.

‘’Dengan begitu maka tidak akan manipulasi data. Selain bermaterai, surat pernyataan itu juga harus dibubuhi tandatangan perangkat desa setempat,” terangnya.

Dia juga menginformasikan tahun ajaran baru 2013/2014 ini pihaknya bisa menerima siswa baru lebih banyak dari sebelumnya. Pasalnya, saat ini fasilitas ruang belajar sekolah yang terletak di kawasan Talang Kawo Bangko ini sudah memungkinkan hal tersebut.(top)

Selasa, 11 Juni 2013

PSB TA. 2013/2014 | SMP 1 Merangin Siapkan Delapan Kelas

0 komentar

NURHIDAYATI | Kepala SMPN 1 Bangko
BANGKO-Tahun ajaran 2013/2014 ini SMP 1 Merangin yang terletak di pusat kota Bangko akan menerima siswa baru sekitar 300 orang. Hal itu dikatakan kepala SMPN 1 Merangin, Nurhidayati.
Dijelaskannya untuk memfasilitasi jumlah siswa tersebut pihaknya telah menyiapkan delapan ruang kelas. ‘’Ada delapan ruang kelas yang kami persiapkan,” katanya.
Soal fasilitas lainnya, Nurhidayati menginformasikan bahwa di sekolah itu fasilitas cukup standar mulai dari laboratorium, perpustakaan, sarana olahraga serta fasilitas ibadah. ‘’Fasilitas kami cukup memadai untuk dipergunakan siswa siswi disekolah ini. Mulai dari laboratorium, perpustakaan, fasilitas sarana olahraga serta ruang ibadah sudah kami miliki,” jelasnya.
Nurhidayati mengaku optimis kuota siswa baru disekolahnya itu bisa terpenuhi. Pasalnya selain sekolah dasar pendukung yang banyak juga lokasi sekolah yang berada tepat di pusat kota Bangko.
‘’Tiap tahun jumlah siswa baru yang mendaftar di SMP 1 terus meningkat. Jadi untuk tahun ajaran 2013/2014 ini kami yakin jumlahnya juga tidak berapa jauh dari tahun lalu. Yang jelas menurut kami kuota siswa baru yang kami persiapkan bisa terpenuhi,” terangnya.
Ditambahkannya, selain lokasi yang mudah terjangkau dan SD pendukung yang banyak. Siswa di SMPN 1 Merangin juga kerap mendapatkan prestasi baik di bidang kesenian, olahraga serta ilmu pendidikan umum sehingga animo masyarakat terhadap sekolah ini cukup tinggi.‘’Berbagai prestasi siswa pernah kita raih dan sekolah ini juga mendapatkan predikat baik dimata masyarakat,” pungkasnya.(top)

Jumat, 07 Juni 2013

2013 SMPN 1 Merangin Lulus 100 Persen

0 komentar

PENGUMUMAN: Siswa SMP 1 Merangin Saat Melihat Pengumuman Kelulusan, Jum’at (1/6) kemarin.
BANGKO-Siswa SMP Negeri 1 Merangin tampak sumringah pasca pengumuman kelulusan UN tahun 2013. Pasalnya pada tahun ini siswa sekolah yang terletak di pusat kota Bangko itu dinyatakan lulus 100 persen.

Kepala SMPN 1 Merangin, Nurhidayati mengungkapkan kebahagiaannya atas kelulusan siswa siswa di sekolahnya. ‘’Sebanyak 241 orang siswa yang mengikuti UN tahun ajaran 2012/2013 ini Alhamdulillah lulus semua,” katanya disela tangis haru siswa saat melihat pengumuman kelulusan, Jum’at (1/6) kemarin.

Menurutnya kelulusan siswa seratus persen itu tidak terlepas dari binaan para guru disekolah yang ekstra memperhatikan siswanya.‘’Saya juga ucapkan terimakasih kepada majelis guru yang ekstra ketat memperhatikan perkembangan ilmu pendidikan siswa sehingga tercapailah kebahagiaan ini,” ungkapnya.

Nurhidayati mulanya mengaku khawatir dengan UN 2013 ini karena sistim 20 paket soal dan pengawasan yang ketat. Namun segala kekhawatiran itu tidak terbukti saat informasi dari Disdik bahwa sekolah yang dipimpinnya itu tidak ada siswa yang tidak lulus.

‘’Saat mendengar informasi bahwa sekolah kami lulus semua baru saya bisa lega, sebelumnya saya sangat khawatir,” terangnya.

Di sekolah ini nilai tertinggi dipegang oleh Alri Bakti Wiratama dengan capaian nilai rata-rata 8,8 dan nilai akhir 53,30.

Sementara itu dilapangan, pantauan koran ini ratusan siswa yang telah menunggu pengumuman berteriak histeris saat papan pengumuman diluncurkan ketengah lapangan oleh pegawai SMP 1. Mereka saling berebutan melihat nomor yang terpampang dimedia itu. Dan tidak sedikit siswa yang menangis haru.

Pengumuman disekolah ini juga turut dikawal oleh pihak kepolisian yang sebelumnya memberikan pengarahan kepada siswa agar tidak merayakan kelulusan siswa dengan cara konvoi dijalanan.(top)

PSB TA 2013/2014 | SMP 28 Merangin Siap Tampung Empat Kelas

0 komentar

EKA WARNA
BANGKO-Seperti sekolah lainnya, saat ini SMP 28 Merangin yang terletak di kecamatan Batang Masumai (Batam) tengah mempersiapkan penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajaran 2013/2014. Hal itu diungkapkan kepala SMP 28, Eka Warna, Selasa (4/6) kemarin di Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin.

Dikatakan Eka, untuk tahun ini pihak sekolah akan menyediakan empat ruang kelas guna menampung siswa baru khususnya siswa rayon Kecamatan Batam.

‘’Jika empat kelas maka sekitar 120 an orang siswa bisa kita terima sebagai siswa baru tahun ajaran 2013/2014 ini,” katanya.

Eka juga menjelaskan untuk sekolah pendukung sendiri saat ini ada sekitar 10 SD yang berdomisili di Batam. Jadi dia optimis kuota siswa baru yang akan ditargetkan pihak sekolah bisa terlaksana.

‘’Kemungkinan besar banyak masyarakat yang akan menyekolahkan anak mereka di SMP 28. Karena ada 10 SD pendukung dan lagi sistim rayon yang masih berlaku,” ungkapnya.

Untuk menarik minat siswa, pihak sekolah kata Eka, terus mempromosikan SMP N 28 kepada Sekolah Dasar yang ada di Batang Masumai. Dengan demikian diharapkan akan mampu meningkatkan jumlah siswa di sekolah tersebut.

‘’Kita juga adakan promosi secara lisan dan tertulis berupa penyebaran brosur. Hal itu untuk meyakinkan masyarakat bahwa SMP 28 ini juga memiliki prestasi yang patut diacungkan jempol dan tidak kalah dengan sekolah lainnya,” terang Eka.

Dia menjelaskan beberapa prestasi yang ada disekolah itu adalah untuk tahun ini SMP 28 menjadi wakil Provinsi Jambi untuk kegiatan O2SN Tingkat Nasional. Sementara saat pengumuman kelulusan SMP beberapa waktu lalu sekolah tersebut lulus 100 persen.

‘’Saya termasuk baru menjabat sebagai kepala sekolah di SMP 28 ini. Kedepannya saya beserta para majelis guru berkomitmen akan memberikan kontribusi maksimal agar mutu pendidikan khususnya diwilayah ini bisa lebih ditingkatkan,” pungkasnya.(top)

Senin, 20 Mei 2013

SMPN 43 Belum Serah Terima Jabatan

0 komentar
BANGKO-Pelantikan dan pemberhentian sejumlah kepala sekolah beberapa bulan lalu, hingga kini masih menyisakan persoalan. Salah satunya terjadi di SMP Negeri 43 Merangin. Menurut informasi yang didapat Koran ini, mantan kepala SMPN 43 Juhanis, menolak untuk melakukan serah terima jabatan dengan kepala sekolah yang baru, sehingga hingga kini sejumlah berkas penting disekolah itu masih berada ditangan Jauhanis. Salah satu berkas penting yaitu menyangkut dengan inventaris sekolah.
Kepala SMP 43 Merangin, mengatakan karena belum ada serah terima jabatan kepala sekolah yang lama dan baru maka sebagian berkas dokumen sekolah hingga kini belum sepenuhnya ada di SMP 43 Merangin. ‘’Belum ada serah terima kepala sekolah, padahal pelantikan telah dilaksanakan beberapa bulan lalu,” katanya.
Atas persoalan ini, Ismalinda mengaku kesulitan jika tengah melaksanakan tugas sekolah karena belum ada kejelasan.
‘’Seperti laboratorium, hingga saat ini saya belum pernah menginjaknya karena status lab itu belum pasti,” tuturnya.
Ismalinda mengaku dirinya beserta guru lainnya pernah menanyakan perihal tersebut kepada kepala sekolah yang lama (Juhanis) namun tidak ada tanggapan yang berarti.
‘’Telah berulang kali kami hubungi ibu Juhanis baik secara lisan maupun undangan. Namun belum ada tanggapan,” tuturnya.
‘’Bahkan ada beberapa ijazah siswa yang masih sama beliau, ketika para orang tua siswa itu menanyakannya kepada kami maka kami arahkan mereka meminta ke ibu Juhanis itu,” tanggapnya lagi.
Selain itu, karena ketiadaan berkas sekolah tersebut, Ismalinda juga mengaku kesulitan untuk mencarikan solusi tentang adanya dugaan tanah SMPN 43 yang diserobot warga.
‘’Karena kami tidak pegang sertifikatnya maka kesulitan lah untuk mencari kan solusi persoalan ini,” imbuhnya.
Sementara itu, mantan kepala SMPN 43 Merangin, Juhanis ketika dimintai keterangannya mengaku masih menyimpan beberapa berkas SMPN 43 tersebut. Bahkan dia mengatakan penyimpanan itu sengaja dilakukan sebagai bentuk protes terhadap penggantian dirinya.
‘’Memang ada beberapa berkas sekolah masih saya pegang. Tapi pasti aman sama saya,” katanya
 ‘’Saya ini korban politik. Jadi wajar hingga saat ini saya protes,” pungkasnya.(top)




Selasa, 07 Mei 2013

Advetorial SMP 43 Merangin Ulang Tahun ke 5

0 komentar
Ultah Ke-5, SMPN 43 Merangin Meriah

         BERTEMPAT di SMP Negeri 43 Merangin Kecamatan Nalo Tantan, Rabu (1/5) kemarin pihak SMP 43 merayakan ulang tahun ke 5. Acara tersebut juga di dedikasikan untuk Perayaan Hari Pendidikan Nasional serta dibumbui dengan Apresiasi dan kreasi seni serta pelepasan siswa kelas IX.
Acara yang meriah itu dihadiri langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Merangin, Bahari, Kabid Dikdas, Juanda, kepala SMPN 43, Ismalinda. Camat Nalo Tantan, Naswin, Kepala UPTD pendidikan NTT, Ismanto, Ketua Komite SMP 43, Darul Usman, Perwakilan Polres Merangin, orang tua siswa dan para majelis guru lainnya.
Acara diisi dengan pementasan talenta seni siswa siswi SMP 43. Disela itu juga diadakan penampilan keagamaan berupa Asmaul Husnah. 
Akhir acara diisi dengan salaman seluruh siswa dan guru. Isak tangis penuh haru menyelimuti tiap insan saat salaman karena sebelumnya baik guru maupun siswa sudah menjadi sebuah keluarga.
Kepala SMP 43 Merangin, Ismalinda, S.Pd berpesan agar para siswa yang kelak dinyatakan lulus bisa membawa nama baik SMP 43. ‘’Jika kelak kalian sukses itu merupakan hadiah yang berharga bagi kami,” katanya.(top/adv)
 
Ismalinda saat mengalungkan bunga kepada Kabid Dikdas Juanda

Ismalinda saat meniup lilin Ulang Tahun ke-5 didampingi majelis guru
 
Kepala SMP 43 Merangin, Ismalinda, S.Pd
 
Kepala SMP 43, Ismalinda saat menerima kenang-kenangan dari siswa kelas IX
 
Ketua Panitia, Camat Nalo Tantan Naswin, Kabid Dikdas, Juanda
 
Penyuapan kue oleh Kepala SMP 43 kepada Sekdisdik, Bahari, Kabid Dikdas, Juanda dan Ketua Komite, Darul Usman
 
Vokal Group kelas IX Siswa SMP 43 Merangin

All Picture by Topan ME 081366806969




Tanah SMP 43 Merangin Diserobot Warga

0 komentar
DARUL USMAN
BANGKO-Luas tanah Pemerintah Daerah (Pemda) Merangin yang digunakan untuk pembangunan SMP 43 Merangin, tidak lagi sesuai dengan yang tertera di Sertifikat. Hal itu diungkapkan ketua komite SMP 43 Merangin, Darul Usman.

‘’Saya tahu persis luas tanah SMP 43, karena dari awal berdirinya saya sudah menjabat sebagai ketua Komitenya,” ungkap Darul Usman.

Dujelaskannya, mulanya tanah untuk pembangunan SMP 43 Merangin memiliki luas 1,9 Hektar dan seperti yang tertera dalam sertifikat. Seiring waktu berjalan luas tanah tersebut malah berkurang. Bahkan setelah dilakukan pengukuran kembali, didapati luas tanah hanya 1,5 Ha lagi.

Darul, menyakini berkurangnya luas tanah miliki SMP 43 tersebut,  dikarenakan adanya warga yang membangun rumah ditanah SMP 43. Pasalnya, patok tanah yang dulu merupakan batas lahan sekolah telah berubah posisi. 

‘’Sudah ada rumah warga diatas tanah miliki SMP 43 tersebut,  jika kita lihat batasnya seperti dalam sertifikat yang kita miliki, patoknya memang sudah bergeser,” tuturnya.

Darul, mengaku pihaknya pernah menanyakan kepada warga yang mendirikan bangunan diatas tanah sekolah tersebut. Dan saat itu, menurut Darul, warga menjawab telah membelinya. 

‘’Kami pernah menanyakan kepada warga yang menempati lahan sekolah kami itu, dan mereka jawab telah beli dari orang lain. Saya tidak tahu siapa yang mereka maksud,” katanya.

Permasalahan ini, tutur Darul, pernah diungkapkannya kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya. 

‘’Yang kami khawatirkan adalah jika permasalahan ini berlarut-larut kelak sedikit demi sedikit tanah SMP 43 ini semakin berkurang,” ucapnya.

Saat ini, untuk meminimalisir terjadinya hal serupa sekaligus memberitahukan kepada warga batas wilayah tanah sekolah, pihak SMP 43 berusaha mengolah tanah tersebut salah satunya dengan menanam berbagai tanaman bermanfaat.

‘’ Maunya kita mendirikan pagar namun belum ada biaya. Makanya saat ini kita galakkan tanam jahe dan tanaman lainnya diseluruh luas tanah kita ini agar masyarakat tahu batasnya. Sementara bagi warga yang terlanjur telah mendirikan bangunan diatas tanah kami ini nanti akan dicarikan solusinya. Yang jelas mereka harus menunjukkan bukti-bukti kepemilikan. Karena kita juga memiliki bukti berupa sertifikat,” pungkasnya.(top)

SMPN 43 Merangin Peringati Ultah Ke 5

0 komentar



ULTAH : Suasana Ulang Tahun ke-5, SMP 43 Merangin Meriah. Tampak Para Undangan Yang Hadir, Rabu (1/5) Kemarin
 
BANGKO-SMP Negeri 43 Merangin merayakan ulang tahun ke 5, Rabu (1/5) kemarin. Acara tersebut dibumbui dengan Apresiasi dan kreasi seni serta pelepasan siswa kelas IX yang telah mengikuti Ujian Nasional (UN) beberapa waktu lalu.
Acara yang meriah itu dihadiri langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Merangin, Bahari, Kabid Dikdas, Juanda, kepala SMPN 43, Ismalinda. Camat Nalo Tantan, Naswin, Kepala UPTD pendidikan NTT, Ismanto, Ketua Komite SMP 43, Darul Usman, Perwakilan Polres Merangin, orang tua siswa dan para majelis guru lainnya.
Dalam sambutannya, kepala SMP 43 Merangin, Ismalinda, S.Pd mengatakan  dengan dikolaborasikannya acara ulang tahun dengan kreasi seni tersebut merupakan salah satu terobosan baru bagi pihak sekolah untuk meminimalisir terjadinya hal-hal negatif yang rentan menyelimuti siswa.
‘’Kita sama tahu usia berangkat remaja rentan sekali dengan hal negatif. Untuk itu kami para guru ingin menciptakan kegiatan positif melalui  kesenian dan juga nilai keagamaan,” katanya.
Ismalinda yang meniti karir berawal dari guru di SMA N 1 Merangin ini juga berharap kepada para siswa kelas IX yang telah mengikuti UN tahun 2013 ini bisa lulus seratus persen sehingga kualitas pendidikan di sekolah yang terletak di kecamatan Nalo Tantan itu bisa bersaing dengan sekolah lainnya. Selain itu dia juga mengucapkan selamat hari Pendidikan Nasional.
‘’Besok (hari ini, red) juga bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional. Kami ucapkan selamat. Terkait dengan siswa kita yang telah ikut UN, Kami harap siswa bisa lulus seratus persen,” katanya dan disambut antusias para siswa dan orang tua lainnya.
Terkait dengan usia sekolah yang tergolong masih muda, Ismalinda yang juga pernah menjabat sebagai kepala SMAN 10 Merangin, Muara Siau ini akan berusaha sebaik mungkin membina agar SMP 43 bisa maju baik itu kualitas pendidikan maupun fisik dan kelengkapan sekolah lainnya.
‘’Tugas kita bersama untuk membangun sekolah kita ini dengan baik. Mulai dari menambah dan membenah kualitas tenaga pendidik, kelengkapan sarana dan prasarana agar SMP 43 ini bisa menjadi panutan sekolah lain. Juga untuk menggait siswa tamatan SD agar mau bersekolah disini. Dan semoga SMP 43 menjadi sekolah unggulan,” terangnya.
Menurut Ismalinda, program tersebut tidak akan terlaksana jika dia berdiri sendiri. Untuk itu keterlibatan pihak terkait seperti majelis guru, orang tua siswa, komite, kecamatan serta pihak Disdik sangat diharapkan.
‘’Intinya saya berharap kita bersama memajukan sekolah kita ini dengan tetap mengacu pada keseimbangan antara ilmu pendidikan dan akhlak mulia,” pungkasnya.
Sementara itu, Kabid Dikdas, Juanda dalam sambutannya merespon positif program yang diterapkan SMP 43. Dia berjanji akan turut membantu seluruh kegiatan positif demi kemajuan SMP 43 itu.
‘’SMP 43 merupakan cermin perwajahan khususnya bagi kecamatan Nalo Tantan ini. Untuk itu setiap kegiatan positif disekolah ini akan kami bantu. Semua itu semata untuk kualitas pendidikan di Merangin ini,” tutup Juanda.
Acara diisi dengan pementasan talenta seni siswa siswi SMP 43. Disela itu juga diadakan penampilan keagamaan berupa Asmaul Husnah. Akhir acara diadakan salam salaman antara guru, siswa dan siswa kelas IX yang akan meninggalkan SMP 43 Merangin. Acara salaman itu berlangsung penuh haru karena jalinan keakraban siswa dan guru selama ini seperti sebuah keluarga besar.(top)