Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 23 April 2014

SMAN 1 Merangin Gelar Perpisahan 2014

0 komentar
Kepala SMAN 1 Merangin Saat menyalami siswa yang akan menamatkan pendidikan mereka di SMAN 1
Penampilan parade Suku Bangsa

Penampilan pembacaan puisi musikalisasi

Akhir acara dilaksanakan salaman perpisahan antar siswa dan guru
BANGKO-Bertempat di Lapangan sekolah, SMAN 1 Merangin menggelar acara perpisahan,Sabtu (19/4) kemarin. Hadir dalam acara itu Sekda Merangin,Sibawaihi, Perwakilan Dinas Pendidikan Merangin, Ketua Komite Sekolah, Kepala Sekolah,Guru, Siswa dan para undangan lainnya. Dalam kesempatan itu, Kepala SMAN 1 Merangin, Misrinadi berpesan kepada siswa yang akan menamatkan pendidikannya dari tingkatan sekolah menengah agar kedepannya bisa lebih eksis.
Selain itu dia juga beranggapan bahwa acara perpisahan itu bukan berarti putus hubungan silaturahmi, namun merupakan awal khususnya bagi siswa untuk terjun langsung ke tengah masyarakat.
‘’Hari ini adalah hari yang sangat berat untuk kita semua. Walau pun berat hati tentu mau tidak mau harus kita terima kenyataan ini. Ada pertemuan tentu ada perpisahan,” ungkapnya.
‘’Perpisahan ini bukanlah akhirdari segalanya, tapi merupakan proses untuk mencapai masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Dia menjabarkan bahwa perpisahan sekolah merupakan hal yang spesial karena semuanya berkumpul untuk merayakan satu kemenangan sekaligus berpisah. Perpisahan yang terjadi dengan tujuan agar bisa meraih pendidikan yang lebih baik dan lebih tinggi lagi. Semuanya demi masa depan yang lebih baik. Perasaan yang dirasakan pastinya bercampur aduk. Ada yang sedih, senang dan sebagainya. Tapi ini semuanya pasti membawa makna sendiri bagi kita semua.
Ditambahkan Misrinadi, dia berharap agar siswa yang kelak lulus bisa mendapatkan nilai yang baik dan juga dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.‘’Kami berharap hasil Ujian Nasional (UN) siswa bisa lebih baik dari tahun kemarin. Dan lagi tingkatan kelulusan bisa lebih maksimal lagi,” katanya. Acara yang berlangsung hikmad itu juga dilengkapi sejumlah
penampilan terbaik dari siswa siswi seperti tari daerah,puisi, band, drama, dance, fashion show dan lainnya. Diakhir acara seperti biasanya diadakan salam-salaman antar siswa dan guru. Saat itu kegembiraan memecah menjadi lautan isak tangis haru.(top)


Kamis, 29 Agustus 2013

Kondisi Rumah Pintar (Rumpin) di Merangin . Kurang Difungsikan

1 komentar

RUMPIN : Rumah Pintar Yang terletak di lingkungan sungai mas bawah kecamatan Bangko. Meskipun bangunan ini terlihat megah namun fungsinya masih kurang maksimal.
BANGKO-Keberadaan rumah pintar (Rumpin) di Merangin masih dirasa kurang difungsikan dengan maksimal. Pasalnya bangunan yang didirikan pada tahun 2011 atas dasar Program Indonesia Pintar yang dicetuskan oleh ibu Negara Yani Yudhoyono hingga sekarang kurang dipadati dengan kegiatan yang bersifat mendidik masyarakat.

Penempatan Guru di Batang Masumai - Merangin, Tidak Merata

0 komentar

ASNAWI
BANGKO-Penempatan guru di Kacamatan Batang Masumai (Batam) sepertinya harus dievaluasi kembali. Pasalnya saat ini penempatan tugas tenaga pendidik di kecamatan tersebut masih belum merata.
Kepala UPTD Batam, Hardin melalui Sekretaris UPTD, Asnawi mengatakan untuk meningkatkan pelayanan dan mutu pendidikan maka perlu adanya pemerataan guru khususnya PNS sehingga para siswa yang menimba ilmu bisa mendapatkan ilmu pendidikan yang berkualitas.

Rabu, 28 Agustus 2013

Disdik Merangin Ikuti Intruksi Bupati kembalikan guru yang telah dipindahkan akibat korban politik

0 komentar
BANGKO-Terkait dengan instruksi Bupati Merangin, Al Haris beberapa waktu yang lalu, bahwa guru yang dipindahkan secara sepihak oleh pemerintah dan merasa sebagai korban politik harus dikembalikan ke sekolah asal, Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin telah siap melaksanakannya. Hal itu ditegaskan kepala Disdik Merangin, Akhmad Bastari, Selasa (27/8) kemarin di Disdik.

SDN 146 Mentawak. Merangin Atur Jadwal Belajar

0 komentar

SISWA : Tampak siswa-siswi SDN 146 Mentawak saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar disekolah.
BANGKO-Karena jumlah siswa yang terus meningkat membuat pihak SDN 146 Mentawak merasa perlu adanya penambahan ruang kelas baru. Pasalnya saat ini sudah tercatat 400-an siswa yang menimba ilmu disekolah itu sehingga jumlah rombongan belajar (rombel) yang mulanya 11 menjadi 13 rombel.  Sementara ruang kelas hanya ada enam.